Waspadai Bahaya Bakteri pada 7 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Suhu Ruang

Menyimpan makanan matang di suhu ruang merupakan kebiasaan umum masyarakat Indonesia yang berpotensi memicu masalah kesehatan jika tidak dilakukan dengan benar.
Penting untuk memahami bahwa zona bahaya suhu ruangan berada pada rentang 5 hingga 57 derajat Celcius, kondisi di mana kuman dan bakteri dapat berkembang biak dengan cepat. Ahli gizi Mary Angela Miller menyatakan bahwa suhu ruang merupakan lingkungan yang sangat disukai oleh mikroorganisme patogen.
Prinsip keamanan pangan mewajibkan setiap orang untuk selektif dalam menempatkan bahan makanan agar terhindar dari kontaminasi bakteri berbahaya. Penggunaan lemari pendingin menjadi cara paling efektif untuk menekan risiko tersebut.
Buah melon yang sudah dipotong menjadi salah satu komoditas yang harus segera didinginkan. Kandungan air dan gula alami pada bagian daging buah menciptakan media yang sempurna bagi pertumbuhan bakteri jika dibiarkan terlalu lama di luar kulkas.
Telur rebus juga memerlukan perhatian khusus karena proses perebusan menghilangkan lapisan pelindung alami pada cangkang. Hal ini membuat telur rentan dimasuki kuman sehingga sebaiknya tidak didiamkan di suhu ruang lebih dari dua jam.
Makanan yang sudah matang sepenuhnya memiliki batas waktu konsumsi yang cukup singkat. Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Reisi Nudiani, menegaskan bahwa makanan matang hanya aman dikonsumsi dalam rentang waktu dua hingga empat jam setelah dimasak.
Risiko infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus, E. coli, dan Salmonella akan meningkat tajam jika batas waktu tersebut terlampaui. Reisi menambahkan bahwa jika suhu ruangan melebihi 32 derajat Celcius, durasi keamanan makanan bahkan merosot menjadi hanya satu jam saja.
Selain makanan matang, beberapa buah yang sudah matang sempurna seperti pisang dan alpukat juga disarankan masuk ke dalam kulkas. Langkah ini bertujuan untuk memperlambat proses pembusukan alami yang terjadi akibat paparan udara terbuka secara terus-menerus.
Jagung rebus pun memiliki karakteristik serupa yang harus dijaga kualitasnya. Data menunjukkan bahwa kandungan gula alami pada jagung akan menurun drastis setelah disimpan di suhu ruang selama enam jam, sehingga mengurangi cita rasa dan kualitas nutrisinya.
Terakhir, mentega yang mengandung susu tidak disarankan untuk diletakkan di luar pendingin. Komponen susu dalam produk tersebut adalah santapan empuk bagi bakteri, sehingga menaruhnya di bagian belakang kulkas merupakan langkah antisipasi yang tepat untuk menjaga kualitas bahan pangan tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor










