WhatsApp Perbarui Tampilan Video Player dengan Desain Liquid Glass

WhatsApp secara bertahap memperluas penerapan antarmuka Liquid Glass ke seluruh ekosistem aplikasi mereka. Kini, desain visual tersebut menyasar pemutar video yang ada di dalam aplikasi.
Pembaruan ini menjadi bagian dari strategi Meta untuk menyamaratakan tampilan visual di berbagai perangkat. Liquid Glass sendiri merupakan bahasa desain modern yang mengedepankan kesan transparan dan fluiditas visual yang lebih estetik.
Perjalanan desain ini cukup panjang karena pengembangannya sudah dimulai sejak Oktober 2025. Perusahaan baru merilis tampilan baru tersebut secara resmi pada Mei 2026 setelah melalui fase uji coba yang terbatas.
Hingga saat ini, distribusi pembaruan tersebut belum merata bagi seluruh pengguna. Banyak pengguna masih melaporkan bahwa mereka belum melihat perubahan antarmuka pada perangkat masing-masing.
Meta terus melakukan ekspansi desain ini secara konsisten sejak peluncuran perdana. Pembaruan merambah ke aplikasi iPad pada Juni, disusul aplikasi Mac pada Juli, serta penyegaran berbagai elemen antarmuka di iPhone.
Informasi terbaru mengenai pembaruan pemutar video ini pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo, portal berita yang sering memantau pembaruan fitur WhatsApp. Pengumuman mengenai pengembangan fitur ini sebenarnya sudah mencuat ke publik sejak Agustus lalu.
Pemutar video selama ini menjadi salah satu bagian terakhir di aplikasi yang belum tersentuh desain Liquid Glass. Dengan pembaruan ini, elemen video kini terlihat lebih serasi dengan estetika keseluruhan aplikasi yang lebih modern dan ringan.
Pengguna yang belum mendapatkan fitur ini disarankan untuk memeriksa pembaruan aplikasi di toko aplikasi resmi secara berkala. Seperti pola peluncuran fitur Meta sebelumnya, ketersediaan desain ini dilakukan secara bertahap kepada seluruh pengguna global.
Jika dibandingkan dengan versi lama, tampilan baru ini menawarkan navigasi kontrol yang lebih bersih. Langkah ini bertujuan memberikan pengalaman menonton konten video yang lebih imersif bagi pengguna di platform mobile maupun desktop.
Sebagai informasi tambahan, Liquid Glass adalah gaya desain yang mengutamakan elemen visual seperti kaca buram atau efek transparan pada lapisan menu. Tren desain ini memang sedang populer di kalangan pengembang aplikasi untuk memberikan kesan antarmuka yang lebih lapang.
Keberhasilan Meta dalam mengintegrasikan gaya ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berinteraksi dengan media. Pembaruan ini tidak mengubah fungsi utama pemutar video, melainkan fokus pada penyegaran visual yang lebih segar bagi mata pengguna.
Bagi pengguna yang ingin memastikan apakah aplikasinya sudah mendapatkan pembaruan, memeriksa versi terbaru di App Store atau Google Play Store merupakan langkah yang disarankan. Pihak perusahaan biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk memastikan seluruh basis pengguna mendapatkan versi yang sama.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)








