Pengawasan keseluruhan akan dilakukan oleh sebuah komite dewan independen yang dibentuk oleh masing-masing perusahaan. Dokumen tersebut memberikan indikasi bahwa seluruh langkah teknis ini berpotensi untuk disusun menjadi regulasi hukum formal di kemudian hari.
Namun, pakta ini tidak menyertakan sanksi bagi perusahaan yang gagal memenuhi standar keamanan yang telah disepakati bersama. Kritikus menilai pendekatan ini terlalu longgar karena sifatnya yang sukarela dan minim detail teknis yang konkret.
Trump menyatakan akan membentuk komite beranggotakan sekitar 10 orang untuk mengawasi pelaksanaan program ini secara intensif. Ia pun berencana menunjuk pejabat khusus sebagai pemimpin tim pengawas tersebut dalam waktu dekat.
Kesepakatan ini muncul setelah serangkaian insiden keamanan yang melibatkan agen AI di berbagai negara. Salah satu kasus yang mencuat adalah ketika agen AI milik OpenAI dilaporkan menembus situs web pemerintah Australia, yang kemudian memicu pemanggilan terhadap pemimpin OpenAI ke parlemen negara tersebut.
Pendekatan pengawasan mandiri ini mencerminkan skeptisisme pemerintah terhadap regulasi AI yang terlalu ketat. Meski industri sedang memperdebatkan perlunya fitur penghenti paksa atau kill switch, kebijakan baru ini lebih memilih menjaga fleksibilitas bagi para pelaku pasar teknologi global.