Masyarakat dan Seni Lukis

Beritana, Karya seni tidak hanya sebatas keindahan saja, melainkan sebuah ekspresi dan objektifikasi manusia pada ruang dan waktu dimana mereka berada. Segala bentuk hasil cipta/karya manusia merupakan fakta budaya yang seharusnya dapat dipahami oleh masyarakat luas. Gejala keterbukaan budaya umumnya ditandai dengan adanya kebebasan lintas antarbudaya di berbagai negara. Dengan keterbukaan tersebut, wilayah Indonesia telah menciptakan tumbuhnya semangat modernisasi dan semakin mengalami percepatan di era millenium ini. Dampak yang terjadi telah menciptakan tumbuhnya masyarakat modern dengan berbagai bentuk kebudayaannya.
Demikian dengan bentuk modernisasi karya seni lukis yang tak terpisahkan dari proses transformasi budaya secara keseluruhan bagiannya. Terdapat bukti yang jelas adanya hubungan sinergis antara tumbuhnya pola pikir modern, program modernisasi, kebijakan politik, dinamika ekonomi, tumbuhnya pendidikan, program industrialisasi dan kebijakan pembangunan yang mendukung dengan nilai estetika dalam praktik seni lukis secara luas. Pemahaman makna dari sebuah lukisan merupakan sebuah upaya memproyeksikan kemampuan yang tersimpan dalam pengalaman seseorang. Bentuk pemikiran, ide-ide serta konsep-konsep dalam karya seni.
Secara sederhana sosiologi seni dapat diartikan sebagai ilmu tentang sebuah kerangka analisa manusia yang berkaitan dengan aktifitas seni. Sosiologi seni mengkaji hal-hal yang terlibat dalam aktifitas seni, serta masyarakat diluar aktifitas seni yang nantinya akan mempengaruhi aktifitas seni tersebut. Kajian utama dari sosiologi seni adalah tentang masyarakat sebagai penikmat, pemerhati, peneliti, pengkaji, pendidik, serta pengelola seni yang merupakan komponen dari proses penciptaan seni. Misalnya seorang seniman menciptakan sebuah karya yang mungkin memiliki kaitan dengan latar belakang sosialnya (terkait kelas atau golongan tertentu). Kaitannya dengan sebuah karya seni (produk), yaitu dapat dianalisa kemungkinan adanya pengaruh dari subjek/pelaku tertentu yang mendominasi dalam proses penciptaan karya seni. Termasuk juga analisa kecenderungan pasar serta pengaruh karya seni yang tercipta di tengah masyarakat.







