Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Sinyal Kinerja Stabil

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mendistribusikan dividen interim dengan total mencapai Rp6,16 triliun. Keputusan ini, yang diumumkan pada Jumat (4/9/2026), menjadi indikator kuat atas solidnya fundamental keuangan perseroan di tengah dinamika perekonomian.
Pembagian dividen interim tersebut setara dengan Rp66 per lembar saham. Jumlah ini dialokasikan untuk 93,33 miliar saham yang beredar, sebagaimana tercantum dalam keterbukaan informasi perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Keputusan ini juga mencerminkan fundamental Bank Mandiri yang tetap solid, didukung oleh kinerja yang baik, posisi permodalan dan likuiditas yang memadai, serta kapasitas yang kuat untuk terus mendukung pertumbuhan bisnis dan menjalankan fungsi intermediasi,” ujar Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, dalam keterangannya.
Novita menjelaskan bahwa alokasi modal ini memperlihatkan kondisi internal perseroan yang tetap stabil dan sehat. Langkah pembagian dividen ini juga didorong oleh capaian kinerja bisnis, tingkat permodalan yang kuat, serta ketersediaan likuiditas yang memadai.
Ia juga menambahkan, pembagian dana ini dipastikan tetap memperhitungkan daya tahan perseroan dalam menjaga kinerja bisnis jangka panjang. Mekanisme tersebut bertujuan menjaga kestabilan modal, memastikan fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan maksimal dan berkelanjutan.
Dividen interim adalah pembayaran keuntungan kepada pemegang saham yang dilakukan sebelum akhir tahun buku. Langkah ini kerap diinterpretasikan sebagai sinyal positif dari manajemen perusahaan mengenai prospek keuntungan yang kuat dan kondisi keuangan yang prima.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor











