Harga Emas Antam Hari Ini 14 Oktober 2024: Stagnan di Rp2,574 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Rabu, 14 Oktober 2024.
Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui situs Logam Mulia, harga emas Antam ukuran satu gram masih tertahan di level Rp2.574.000 per gram. Angka ini mencerminkan kondisi stagnasi harga yang terjadi tepat setelah penutupan perdagangan pada hari sebelumnya.
Stagnasi serupa juga berlaku pada harga buyback atau harga pembelian kembali yang ditetapkan oleh perusahaan. Saat ini, pemegang emas Antam yang berniat menjual kembali logam mulianya akan menerima harga di angka Rp2.383.000 per gram.
Kondisi ini menciptakan selisih harga jual dan harga beli kembali bagi investor atau masyarakat sebesar Rp191.000 per gram. Selisih tersebut mencerminkan biaya margin yang diterapkan perusahaan terhadap aset logam mulia tersebut.
Selain Antam, pergerakan harga emas di pasar domestik juga bervariasi mengikuti kebijakan masing-masing penyedia emas batangan. Situs HRTA Gold mencatatkan harga emas BSI Gold ukuran satu gram pada level Rp2.462.000 dengan harga buyback sebesar Rp2.332.000.
Sementara itu, melalui Galeri24, emas batangan dijual di harga Rp2.521.000 per gram. Emas produksi UBS di pasar yang sama dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni mencapai Rp2.546.000 per gram untuk ukuran satu gram.
Perlu diperhatikan bahwa harga dasar yang dicantumkan oleh pihak Antam belum mencakup kewajiban perpajakan yang mungkin berlaku. Sesuai dengan aturan yang berlaku, pembelian emas batangan secara fisik dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP, tarif pajak yang dikenakan lebih tinggi, yakni sebesar 0,9 persen. Setiap transaksi pembelian emas fisik akan disertai dengan bukti potong pajak, sehingga pembeli disarankan untuk melampirkan kartu NPWP saat melakukan proses pembelian di butik logam mulia.
Variasi harga antar penyedia menunjukkan dinamika pasar emas yang cukup beragam di tingkat pengecer. Meskipun harga emas Antam sebagai acuan utama sedang tidak bergerak, investor ritel memiliki beberapa opsi alternatif di pasar dengan selisih harga yang berbeda satu sama lain.
Fluktuasi harga emas secara umum sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar global, nilai tukar mata uang, serta kebijakan moneter yang berlaku. Meskipun hari ini pasar terlihat stabil, pelaku pasar tetap memantau pergerakan ekonomi makro yang mungkin memengaruhi nilai aset logam mulia ke depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor














