Harga Emas Antam Hari Ini 1 Oktober 2026 Turun ke Level Rp2.581.000 per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terpantau mengalami koreksi pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp14.000 menjadi Rp2.581.000 per gram. Angka ini mencerminkan dinamika pasar yang masih fluktuatif di awal bulan Oktober.
Selain harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback juga ikut terkoreksi ke level Rp2.391.000 per gram. Bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi buyback, perlu diingat bahwa pajak dikenakan jika nilai penjualan melebihi Rp10.000.000.
Ketentuan perpajakan tersebut merujuk pada Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang langsung dipotong dari total nilai transaksi. Sementara itu, setiap pembelian emas batangan dikenakan potongan pajak sebesar 0,25 persen dari harga dasar.
Kondisi ini melanjutkan tren penurunan yang terjadi pada hari sebelumnya, di mana harga emas sempat merosot Rp17.000 ke posisi Rp2.580.000 per gram pada Rabu, 30 September 2026. Pelemahan harga emas domestik ini merespons sinyal pasar global yang sedang tidak menentu.
Di pasar internasional, harga emas spot sempat mencatatkan penguatan 1,1 persen ke level USD 4.157,39 (sekitar Rp64,4 juta) per ons pada Rabu. Fluktuasi tersebut dipicu oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury atau surat utang pemerintah Amerika Serikat yang sering dijadikan acuan investor dunia.
Peter Grant, Vice President dan Senior Metals Strategist di Zaner Metals, menilai pergerakan harga emas saat ini masih bersifat korektif. "Pergerakan hari ini hanyalah koreksi dari penurunan kemarin. Saya masih berpendapat ada hambatan yang cukup signifikan bagi emas saat ini," ujarnya.
Menariknya, harga emas di gerai retail justru menunjukkan arah berbeda. Harga emas cetakan Galeri 24 ukuran 1 gram terpantau naik menjadi Rp2.527.000 dari posisi sebelumnya di angka Rp2.506.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada emas cetakan Antam di Pegadaian yang melonjak ke angka Rp2.634.000 dari posisi sebelumnya Rp2.619.000. Selain itu, emas cetakan UBS pecahan 1 gram ikut naik menjadi Rp2.552.000 per gram pada hari yang sama.
Perbedaan harga di berbagai kanal penjualan ini dipengaruhi oleh kebijakan biaya operasional serta strategi distribusi masing-masing lembaga. Masyarakat diharapkan memperhatikan bahwa pergerakan harga jual emas domestik akan terus berfluktuasi mengikuti nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta dinamika harga emas di pasar internasional.
Investasi logam mulia tetap menjadi pilihan bagi banyak orang untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah tepat dalam mencermati perubahan harga harian dapat membantu investor dalam menentukan waktu terbaik untuk menambah koleksi emas batangan mereka.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor













