Swayasa Prakarsa, Produsen Kesehatan Afiliasi UGM, Patok Harga IPO Rp130-Rp140

PT Swayasa Prakarsa Tbk, produsen produk kesehatan yang terafiliasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), telah mematok harga penawaran umum perdana saham (IPO) mereka di kisaran Rp130 hingga Rp140 per saham. Langkah strategis ini menandai debut perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai upaya menggalang dana segar untuk ekspansi dan penguatan modal kerja.
Dalam aksi korporasi ini, Swayasa Prakarsa berencana melepas sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru. Jumlah ini setara dengan 30,30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Melalui harga penawaran yang ditetapkan, perusahaan berpotensi menghimpun dana hingga Rp45,22 miliar. Dana ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan bisnis mereka di sektor kesehatan.
Baca Juga:
- Misteri Tuyul Tak Mampu Tembus Bank: Jejak Sejarah Kolonial
- Simak Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru
- Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru
Masa penawaran awal telah berlangsung pada 24 hingga 27 Agustus 2026. Perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Agustus 2026.
Penawaran umum kepada investor publik dijadwalkan pada 2-8 September 2026. Kemudian diikuti penjatahan saham pada 8 September dan pencatatan saham perdana di BEI pada 10 September 2026, dengan PT Sukadana Prima Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Manajemen Swayasa Prakarsa telah merinci alokasi dana hasil IPO. Sebesar Rp15,8 miliar akan digunakan untuk modal kerja operasional, utamanya untuk pembelian bahan baku. Ini krusial demi menjaga kelangsungan produksi dan memenuhi permintaan pasar.
Selain itu, sekitar Rp12,2 miliar dialokasikan untuk belanja modal atau *capital expenditure*. Dari jumlah tersebut, Rp10,7 miliar akan dipakai untuk pembangunan gedung manajemen dan distribusi baru, yang menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperkuat infrastruktur dan rantai pasokan.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)














