Arti Lampu Oranye PS5 dan Panduan Indikator Warna untuk Pengguna

Konsol PlayStation 5 memiliki sistem indikator lampu yang sering kali membuat pemiliknya merasa khawatir saat melihat perubahan warna secara tiba-tiba. Lampu oranye PS5 merupakan salah satu sinyal yang paling sering memicu tanda tanya bagi para pengguna di Indonesia.
Warna ini sebenarnya bukan menandakan adanya kerusakan perangkat keras yang serius atau kegagalan sistem.
Saat lampu pada bagian sisi konsol menyala dengan warna oranye, hal tersebut menunjukkan bahwa PlayStation 5 sedang berada dalam mode istirahat atau Rest Mode. Fitur ini memungkinkan konsol tetap menjalankan fungsi tertentu tanpa harus mengonsumsi daya listrik sebesar saat digunakan untuk bermain. Pengguna tetap bisa mengunduh pembaruan gim atau mengisi daya pengontrol DualSense melalui kabel USB yang terhubung.
Bagi para pemain di tanah air, fitur Rest Mode sangat bermanfaat karena bisa menghemat waktu saat ingin kembali melanjutkan permainan yang sempat tertunda. Konsol tidak benar-benar mati, melainkan berada dalam kondisi siaga yang siap diaktifkan kembali dalam hitungan detik.
Pola kedipan pada lampu oranye ini juga membawa informasi yang berbeda bagi penggunanya.
Jika lampu oranye berkedip secara perlahan, itu berarti konsol sedang dalam proses memasuki mode istirahat. Setelah proses transisi tersebut selesai, lampu akan berhenti berkedip dan tetap menyala oranye secara stabil. Pengguna sebaiknya tidak mencabut kabel daya saat lampu masih berkedip karena dapat menyebabkan korupsi data pada penyimpanan internal.
Pengaturan daya pada PlayStation 5 memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan apa saja yang dilakukan konsol saat berada dalam mode ini. Anda bisa mengatur agar koneksi internet tetap aktif sehingga gim terbaru akan otomatis terpasang saat Anda sedang tidak berada di depan televisi.
Dari sisi efisiensi energi, mode ini hanya mengonsumsi daya sekitar 0,35 watt hingga 3,2 watt saja. Jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan dengan konsumsi listrik saat bermain aktif yang bisa mencapai lebih dari 200 watt. Jika dikonversi ke tarif listrik PLN saat ini, biaya pemakaian listrik dalam mode siaga ini hampir tidak terasa dalam tagihan bulanan.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor














