Daftar 7 Chipset dengan Performa yang Mendekati Snapdragon 4 Gen 4

Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 4 Gen 4 pada Desember 2025 sebagai suksesor dari Snapdragon 4 Gen 2 untuk segmen ponsel kelas entry-level. Chipset ini dibangun menggunakan arsitektur fabrikasi 4 nm dengan konfigurasi CPU octa-core, yang terdiri dari dua inti Cortex-A78 berkecepatan 2,3 GHz dan enam inti Cortex-A55 hingga 2,0 GHz, serta dukungan GPU Adreno 613 untuk pemrosesan grafis.
Untuk mengukur kapasitas kinerjanya secara objektif, pengujian menggunakan Geekbench 6 difokuskan pada kemampuan CPU, sementara AnTuTu v11 digunakan sebagai tolok ukur performa keseluruhan perangkat. Perlu diperhatikan bahwa data benchmark ini berasal dari sampel terbatas sehingga berfungsi sebagai gambaran awal, bukan sebagai patokan mutlak bagi semua perangkat di pasar.
Snapdragon 4 Gen 5 hadir sebagai penerus langsung dengan peningkatan clock performance core menjadi 2,4 GHz dan GPU Adreno 629 yang diklaim mampu meningkatkan performa grafis hingga 77 persen. Pada pengujian Geekbench 6, chip ini mencatat skor single-core 976 dan multi-core 2.250, dengan skor AnTuTu v11 mencapai angka 624.021 poin.
Selanjutnya, Dimensity 7020 yang berbasis fabrikasi 6 nm menawarkan performa multi-core Geekbench 6 di angka 2.244, hanya berselisih tipis dari Snapdragon 4 Gen 4. Chipset ini cukup populer di Indonesia karena digunakan pada seri Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G.
Snapdragon 6s Gen 3 meskipun berada di seri 6, tetap menjadi pembanding menarik dengan skor single-core 938 dan multi-core 2.183 pada pengujian Geekbench 6. Chipset yang tersemat pada Motorola Moto G45 5G ini mencatatkan skor AnTuTu v11 di kisaran 617.626 poin.
Di sisi lain, Snapdragon 4 Gen 2 sebagai pendahulu mencatat skor single-core 915 dan multi-core 2.115 dengan dukungan fabrikasi 4 nm yang serupa. Sementara itu, Snapdragon 695 yang dirilis pada 2021 masih relevan karena skor AnTuTu v11 miliknya yang mencapai 592.015 poin, sangat dekat dengan angka Snapdragon 4 Gen 4.
Dimensity 7025 yang diproduksi dengan fabrikasi 6 nm dari TSMC mencatatkan performa yang sangat kompetitif dengan skor single-core 969 dan multi-core 2.321 di Geekbench 6. Chipset ini banyak ditemukan pada perangkat terbaru seperti Redmi Note 14 5G dan POCO M7 Pro 5G.
Terakhir, terdapat Unisoc T820 dan versi rebrand-nya, T9100, yang menawarkan keunggulan pada sektor multi-core dengan skor masing-masing 2.392 dan 2.451 pada Geekbench 6. Meskipun skor single-core mereka sedikit lebih rendah, angka AnTuTu v11 keduanya jauh melampaui Snapdragon 4 Gen 4, yakni di atas 700.000 poin.
Secara keseluruhan, tidak ada satu pun chipset yang benar-benar identik di semua pengujian, namun beberapa model memiliki profil kinerja yang sangat mirip. Snapdragon 4 Gen 4 tetap menempati posisi solid di kelas 5G entry-level dengan efisiensi fabrikasi 4 nm yang kompetitif dibanding chipset kelas menengah lama.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor








