OnePlus Mulai Gulirkan Android 17, Tandai Akhir Era OxygenOS Secara Global

OnePlus secara resmi memulai distribusi pembaruan stabil Android 17 untuk perangkat OnePlus 15 dan OnePlus Pad 4. Langkah ini menjadi penanda bersejarah bagi perusahaan karena menandai berakhirnya penggunaan antarmuka OxygenOS pada perangkat baru mereka.
Keputusan ini mengonfirmasi arah strategi baru OnePlus yang kini sepenuhnya beralih ke ColorOS, sistem antarmuka yang dikembangkan oleh Oppo. Pengguna di India menjadi pasar pertama yang menerima pembaruan ColorOS 17 berbasis Android 17 ini.
OxygenOS selama bertahun-tahun dikenal sebagai antarmuka khas OnePlus yang mengutamakan tampilan bersih menyerupai Android murni. Namun, seiring berjalannya waktu dan integrasi bisnis yang lebih dalam dengan Oppo, OxygenOS perlahan bertransformasi menjadi versi global dari ColorOS.
Perubahan ini sebenarnya bukan hal baru bagi para pengamat industri teknologi. Ketika OnePlus mulai mengurangi skala operasional globalnya secara mandiri, perusahaan sudah memberikan sinyal kuat bahwa OxygenOS akan dihapus dari peredaran secara bertahap.
Pembaruan perangkat lunak ini sempat melalui fase pengujian beta selama beberapa bulan sebelum akhirnya dirilis dalam versi stabil kepada publik. Meski OnePlus 15 dan OnePlus Pad 4 menjadi penerima pertama dalam gelombang awal, perusahaan memastikan bahwa dukungan akan meluas ke perangkat lain.
Strategi peluncuran ini dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas sistem pada berbagai jenis perangkat. Berdasarkan jadwal resmi, gelombang kedua akan menyusul pada 30 Oktober dengan target utama mencakup model OnePlus 13.
Daftar perangkat yang mendapatkan pembaruan nantinya juga mencakup berbagai lini ponsel unggulan generasi sebelumnya serta seri Nord. Seri Nord sendiri merupakan kategori perangkat kelas menengah dari OnePlus yang dirancang untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan harga lebih terjangkau.
Belum ada informasi mendetail mengenai kapan wilayah di luar India, termasuk Indonesia, akan menerima pembaruan sistem operasi ini. Pengguna di pasar internasional lainnya kemungkinan besar akan mendapatkan akses serupa dalam beberapa hari ke depan setelah proses pemantauan di pasar perdana selesai dilakukan.
Transisi menuju ColorOS diharapkan mampu menyatukan ekosistem perangkat di bawah payung induk perusahaan yang sama. Pengguna akan merasakan pengalaman antarmuka yang lebih terpadu dengan fitur-fitur yang selama ini hanya eksklusif tersedia di ponsel buatan Oppo.
Meskipun antarmuka OxygenOS akan segera menghilang, OnePlus menjanjikan fungsionalitas yang tetap terjaga. Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan pembaruan keamanan dan peningkatan sistem secara rutin pada masa mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








