Langsung ke konten
beritana
Breaking

Argentina Terancam Sanksi FIFA Usai Bentangkan Spanduk Malvinas di Piala Dunia

Foto Beritana UpdateBeritana Update2 menit bacaNews
small_gettyimages_2286277341_d8f3699dd7
Figure caption, Argentina displays controversial banner after win over England

Tim nasional Argentina kini menghadapi potensi sanksi disiplin dari FIFA setelah para pemainnya merayakan kemenangan atas Inggris dengan membentangkan spanduk bernada politis.

Aksi tersebut dilakukan usai pertandingan semifinal Piala Dunia yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Argentina di Atlanta. Para pemain membawa spanduk bertuliskan Las Malvinas son Argentinas yang bermakna Kepulauan Falkland adalah milik Argentina.

Kepulauan Falkland merupakan wilayah seberang laut Britania Raya di Samudra Atlantik bagian barat daya yang hingga saat ini masih menjadi sengketa kedaulatan antara Inggris dan Argentina. Wilayah ini terletak sekitar 480 kilometer dari pantai timur Argentina dan pernah menjadi lokasi perang berdarah selama 74 hari pada tahun 1982.

Pemerintah Inggris melalui juru bicara resmi Downing Street menegaskan dukungannya agar FIFA segera melakukan investigasi atas insiden tersebut. Mereka menyatakan bahwa komitmen Inggris terhadap kedaulatan wilayah tersebut tidak akan pernah goyah meski hasil pertandingan sepak bola tidak berpihak pada mereka.

Sebelumnya, pada tahun 2014, Asosiasi Sepak Bola Argentina pernah dijatuhi denda sebesar 20.000 poundsterling atau sekitar Rp400 juta oleh FIFA karena tindakan serupa. Badan sepak bola dunia tersebut melarang keras segala bentuk kampanye politik di dalam lapangan karena dianggap melanggar regulasi perilaku tim.

Pemimpin Partai Demokrat Liberal, Ed Davey, bahkan menuntut agar para pemain yang terlibat dijatuhi sanksi larangan bermain pada laga final melawan Spanyol. Ia merujuk pada preseden sanksi yang pernah diberikan UEFA kepada pemain Spanyol sebelumnya terkait aksi serupa mengenai wilayah Gibraltar.

Meski menuai kecaman keras, pihak FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tindakan tegas yang akan diambil. Namun, mengingat status Argentina yang telah memastikan tempat di babak final, kecil kemungkinan mereka akan dicoret dari kompetisi akibat peristiwa tersebut.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update