Athletico PR Minta Penundaan Laga Kontra Coritiba Akibat Cuaca Buruk

Manajemen Athletico PR secara resmi mengajukan permohonan penundaan pertandingan kontra Coritiba yang berlangsung di Stadion Couto Pereira pada Jumat, 11 September 2026.
Permintaan tersebut disampaikan Direktur Athletico PR, Marcio Lara, menyusul kondisi lapangan yang tergenang akibat hujan deras dan ancaman petir di wilayah Curitiba. Pihak klub menilai keamanan pemain terancam jika pertandingan tetap dipaksakan berjalan.
Kendati demikian, perangkat pertandingan memutuskan untuk tetap melanjutkan laga sesuai jadwal pada pukul 21.00 waktu setempat. Upaya pengurasan air di area lapangan sempat dilakukan oleh petugas stadion menggunakan alat bantu sederhana sebelum wasit mengambil keputusan final.
Pertandingan ini merupakan pembuka pekan ke-27 Liga Brasil, Série A. Saat ini, Athletico PR berada di posisi ke-3 dengan 45 poin, sementara Coritiba menempati urutan ke-7 dengan mengumpulkan 37 poin.
Sorotan publik tertuju pada pertemuan dua kiper muda berbakat, Pedro Morisco dan Mycael. Keduanya merupakan binaan pemandu bakat Ricardo Vargas dari klub Trieste dan kini menjadi pilar utama di tim masing-masing.
Ricardo Vargas menyatakan kebanggaannya melihat perkembangan karier kedua penjaga gawang tersebut. Ia mengaku telah mengamati potensi keduanya sejak usia 11 hingga 12 tahun.
Menurut Vargas, mencapai posisi kiper utama di tim profesional memerlukan dedikasi teknis yang tinggi. Mycael bahkan sempat dibawa dari Rondonia pada usia 12 tahun untuk memulai pembinaan intensif di Curitiba.
Kualitas kedua pemain tersebut diakui oleh tim nasional Brasil. Pedro Morisco tercatat menerima panggilan pelatih Carlo Ancelotti, sementara Mycael telah mengoleksi sejumlah gelar seperti juara Asean Sub-15 dan emas Pan-American 2023.
Vargas berharap pertandingan ini berjalan lancar dan menjadi pembuktian kemampuan keduanya di lapangan. Ia memprediksi kedua kiper akan tampil maksimal meski situasi pertandingan sulit untuk diprediksi.
Sementara itu, Kepolisian Militer Curitiba telah menyusun skema pengamanan ketat untuk mengantisipasi potensi gesekan antar suporter. Pergerakan kelompok suporter Os Fanaticos dan Imperio Alviverde dibatasi dengan jadwal yang sangat ketat.
Pemerintah Kota Curitiba juga memberlakukan penutupan jalan di sejumlah titik untuk mendukung perbaikan infrastruktur. Pengaturan lalu lintas di kawasan Alencar Guimaraes dan sekitarnya tetap menjadi prioritas selama akhir pekan ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor








