Debat Kedua Pilbup Blitar Kisruh, KPU Dinilai Tak Tegas dan Tak Konsisten

Blitar - Debat publik calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Blitar pada Senin (04/11/2024) malam, berlangsung ricuh. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai tidak tegas dalam penerapan aturan debat, yang akhirnya memicu ketidakpuasan dan kericuhan di antara pendukung paslon.
Ketua KPU Blitar, Sugino, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar debat kedua ini bisa berjalan lancar. “Harapan kami, debat ini dapat membantu masyarakat Blitar meyakini pilihan mereka pada Pilkada 27 November nanti,” ungkap Sugino.
Debat yang digelar di Kampung Coklat itu bertema “Meningkatkan Pelayanan Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah”. Namun, debat berubah menjadi kacau ketika pasangan Rini Syarifah-Abdul Ghoni (dikenal dengan sebutan RINDU) mulai menyampaikan visi-misi mereka.







