Presiden Prabowo Sambangi Kediaman Megawati Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Guruh

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambangi kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026 petang.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 17.45 WIB didampingi sejumlah pejabat tinggi negara.
Rombongan yang menyertai Presiden antara lain Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka di sana merupakan bentuk simpati pribadi Presiden atas meninggalnya salah satu putra Bung Karno tersebut.
Prabowo diketahui sebelumnya belum sempat menghadiri rangkaian prosesi pemakaman Guruh Soekarnoputra. Hal itu terjadi karena agenda pemerintahan yang sangat padat sehingga Presiden tidak dapat meluangkan waktu pada hari pemakaman.
Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menjelaskan pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang personal dan penuh haru. Pertemuan dua tokoh nasional ini berjalan tanpa ada muatan politik sedikit pun.
Said mengatakan bahwa pihak keluarga besar PDI Perjuangan memahami sepenuhnya keterbatasan waktu Presiden. Pihaknya menyadari bahwa tugas negara yang diemban Prabowo menuntut tanggung jawab besar di tengah situasi duka yang mendadak ini.
"Kami sangat memaklumi kepadatan jadwal beliau. Apalagi, kepergian Mas Guruh sangat mendadak meninggalkan kita semua. Kita semua berduka," ujar Said Abdullah menanggapi kunjungan tersebut.
Dalam pertemuan singkat itu, Presiden Prabowo menyampaikan doa agar almarhum Guruh Soekarnoputra memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Megawati menyambut kehadiran tersebut dengan hangat dan mendoakan Presiden agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas kenegaraan.
Lebih lanjut, Said menekankan bahwa momentum ini menjadi wujud nyata pemeliharaan tali silaturahmi antara dua tokoh yang telah lama menjalin persahabatan. Kedekatan personal di antara keduanya tetap terjaga meskipun memiliki latar belakang partai yang berbeda.
"Pertemuan ini sangat personal, dan beliau berdua sama sekali tidak ada pembicaraan lainnya, apalagi bicara politik," kata Said menegaskan kembali sikap keduanya.
Menurut Said, kehadiran Presiden Prabowo memberikan kesan tersendiri bagi Megawati. Sebagai sahabat lama, perhatian tersebut dinilai sebagai gestur yang menunjukkan rasa empati mendalam dari seorang kepala negara kepada keluarga yang sedang berduka.
"Pertemuan ini sangat baik, menjaga silaturahmi satu sama lain. Sebagai sahabat, tentu Ibu Mega sangat terharu atas perhatian Bapak Presiden," tambah Said menutup keterangannya kepada awak media yang menunggu di lokasi.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








