Terindikasi Kecurangan Pelolosan PPK, Massa Aksi Akan Kepung KPU Jatim

Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten se-Indonesia telah mengumumkan hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Rekrutmen PPK itu berlangsung 20 November-16 Desember 2022.
Namun demikian, Komunitas Pemuda Kawal Demokrasi (KPKD) Jawa Timur (Jatim), menilai ada dugaan kuat intervensi oknum KPU Provinsi Jatim dalam pelolosan peserta seleksi PPK.
Oleh sebab itu, KPKD Jawa Timur mengeluarkan seruan aksi. Mereka mengajak semua peserta seleksi PPK yang merasa dicurangi untuk bersatu, bersama-sama mengepung kantor KPU Provinsi Jatim, pada Senin (19/22), pukul 12.00 WIB.
"Oknum komisioner KPU Jawa Timur itu justru menyeleksi peserta PPK menggunakan ukuran dan parameter kebencian. Bukan lagi meletakkan objektivitas sebagai patokan lolosnya peserta," kata korlap aksi KPKD Jawa Timur, Fahrur Rosi, dalam keterangan persnya pada, Minggu (18/12).
Bahkan Fahrur menyebut, ada salah satu peserta yang dicoret hanya karena masalah pribadi. Baginya, tindakan oknum KPU Jatim tersebut membuat instansi penyelenggara Pemilu tercoreng.
"Imbasnya kualitas Pemilu 2024 tak akan bersih. Pejabat yang dipercaya publik justru bermain mata sejak dalam seleksi
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana News
Penulis: Beritana News
Editor: Beritana Editor















