Gerry Cardinale Desak Serie A Berinovasi agar Tidak Bernasib Seperti Hollywood

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, melontarkan peringatan keras bagi masa depan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Italia, Serie A. Ia menegaskan bahwa liga tersebut harus segera melakukan transformasi besar guna memulihkan daya saing globalnya yang sempat memudar dalam beberapa dekade terakhir.
Cardinale mengibaratkan kondisi Serie A saat ini dengan industri film di Hollywood yang sempat terbuai oleh dominasi masa lalu. Menurutnya, kegagalan beradaptasi dengan disrupsi teknologi dan perubahan selera pasar adalah kesalahan fatal yang membuat sebuah industri besar bisa kehilangan relevansinya.
Dalam wawancara bersama media Italia, Il Sole 24 Ore, Cardinale mengenang masa kejayaan sepak bola Italia di era 90-an. Ia menyatakan bahwa Serie A pernah menempati posisi puncak layaknya Premier League saat ini, namun momentum tersebut terbuang percuma karena kurangnya inovasi berkelanjutan.
Ia menyoroti bagaimana Hollywood menjadi terlalu nyaman dengan perlindungan pasar mereka sendiri sebelum akhirnya dihantam oleh kebangkitan platform streaming seperti Netflix. Kegagalan mengantisipasi perubahan teknologi ini menjadi pelajaran berharga yang menurutnya sangat relevan dengan situasi sepak bola Italia sekarang.
Pria yang memimpin perusahaan investasi RedBird Capital ini berpendapat bahwa Serie A perlu meningkatkan kualitas produk kompetisinya agar lebih memikat bagi distributor konten internasional. Hal ini dilakukan demi memperkecil kesenjangan finansial yang semakin lebar dengan liga-liga elit Eropa lainnya, terutama dari Inggris.
Terdapat resistensi internal terhadap perubahan di Italia, sebuah tantangan budaya yang diakui oleh Cardinale sebagai penghambat utama kemajuan. Ia bertekad untuk menjadi penggerak perubahan dengan membawa pendekatan yang lebih modern dan berorientasi pada hasil nyata.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor


















