Awal Dominan Bayern Munchen di Liga Champions, Harry Kane Ingatkan Fokus

Bayern Munchen mengawali kampanye Liga Champions musim 2026-27 dengan hasil meyakinkan melalui kemenangan 5-0 atas wakil Norwegia, Bodo/Glimt, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.
Kemenangan besar di Allianz Arena ini menjadi langkah awal yang solid bagi skuad asuhan Vincent Kompany untuk menapaki fase liga. Meski demikian, atmosfer di ruang ganti tetap terjaga dengan kewaspadaan tinggi terkait tantangan yang menanti.
Dominasi tuan rumah sempat tertahan sepanjang babak pertama karena disiplin lini pertahanan lawan yang cukup rapat. Bayern sebenarnya memiliki peluang emas melalui Joshua Kimmich, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah tepat setelah jeda turun minum melalui aksi Jamal Musiala. Pemain muda berbakat tersebut sukses merobek jala gawang lawan sesaat setelah masuk ke lapangan, sekaligus memicu keran gol Die Roten yang tak terbendung di sisa pertandingan.
Situasi bagi Bodo/Glimt semakin berat saat kiper utama mereka, Nikita Haikin, harus ditarik keluar akibat kendala fisik. Penggantinya, Julian Faye Lund, langsung dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi gelombang serangan intensif dari para pemain depan Bayern.
Harry Kane mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan terukur yang menggandakan keunggulan timnya. Tidak berhenti di sana, Alphonso Davies dan Michael Olise kemudian melengkapi pesta gol tuan rumah ke gawang lawan yang hanya bermain dengan sepuluh orang setelah Odin Bjortuft diusir wasit.
Kepada awak media, Kane menyatakan bahwa kemenangan perdana ini menjadi modal krusial untuk membangun momentum bagi tim. Ia menegaskan bahwa skuatnya saat ini memiliki ambisi besar untuk terus melangkah jauh di kompetisi Eropa setelah kegagalan pahit pada babak semifinal musim lalu.
Proses adaptasi skuad terhadap taktik Vincent Kompany menjadi poin yang disoroti oleh sang penyerang. Menurutnya, pemahaman mendalam atas detail permainan menjadi kunci utama bagi Bayern untuk meminimalisir kesalahan yang sempat terjadi pada musim sebelumnya.
Liga Champions musim ini menerapkan format fase liga baru yang mengharuskan setiap tim mengumpulkan poin sebanyak mungkin demi posisi terbaik di klasemen akhir. Sistem ini menggantikan format grup tradisional yang telah digunakan selama puluhan tahun sebelumnya.
Kemenangan telak ini memang memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi para pemain Bayern Munchen. Namun, perjalanan masih sangat panjang dengan jadwal laga yang semakin ketat dan kualitas lawan yang dipastikan lebih berat pada pekan-pekan berikutnya.
Hasil 5-0 bukan sekadar angka di papan skor bagi manajemen klub. Ini merupakan sinyal bahwa Bayern siap memburu trofi juara yang sudah lama dinantikan pendukung setia mereka di seluruh dunia.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








