Chelsea Jamu Leeds di Carabao Cup: Misi Balas Dendam dan Lanjutkan Tren Positif

Fokus Chelsea beralih ke ajang Carabao Cup 2026 pertengahan pekan ini, di mana The Blues dijadwalkan menjamu Leeds United di Stamford Bridge pada Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi anak asuh Xabi Alonso untuk kembali menemukan ritme kemenangan setelah pekan lalu menelan kekalahan 1-2 dari Arsenal.
Performa meyakinkan di awal musim dengan dua kemenangan di Premier League sempat menaikkan optimisme para pendukung Chelsea. Namun, kekalahan di Emirates Stadium menjadi pengingat bahwa perjalanan masih panjang, baik di kompetisi domestik maupun piala. Carabao Cup, di mana Chelsea memiliki rekor lima trofi meski gelar terakhir diraih pada 2015, kini menjadi target realistis untuk diraih.
Kiprah Chelsea di putaran ketiga Carabao Cup sendiri terbilang mengesankan. Dalam 15 tahun terakhir, mereka hanya sekali tersandung di fase ini, yakni saat takluk 0-2 dari Manchester City pada musim 2022/23. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya The Blues dalam menghadapi setiap pertandingan di turnamen ini.
Rekor pertemuan Chelsea melawan Leeds United di turnamen domestik juga mencerminkan dominasi mereka. Sepuluh duel piala yang telah dilakoni, termasuk tiga di Carabao Cup dan tujuh di Piala FA, selalu dimenangkan oleh Chelsea. Bentrokan terakhir di ajang piala terjadi pada Desember 2012, di mana Chelsea berhasil membungkam Leeds dengan skor telak 5-1 di kandang lawan.
Di sisi lain, Leeds United datang ke Stamford Bridge dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Di bawah asuhan Daniel Farke, The Peacocks hanya menderita dua kekalahan dari 16 pertandingan kompetitif sejak Maret lalu, dengan delapan kemenangan dan enam hasil imbang.
Musim 2026/27 diawali Leeds tanpa tersentuh kekalahan dalam empat pertandingan liga, sebuah catatan apik yang menorehkan dua kemenangan dan dua hasil imbang. Kemenangan tandang beruntun atas Nottingham Forest menjadi bukti kekuatan mereka saat bermain di luar kandang.
Prioritas utama Daniel Farke memang menjaga eksistensi Leeds di kasta tertinggi Liga Primer Inggris, namun ambisi untuk mengakhiri dahaga gelar piala domestik yang belum pernah diraih sejak Piala FA 1971/72 tetap membara. Satu-satunya gelar Piala EFL milik Leeds diraih pada musim 1967/68.
Namun, rekor Leeds di turnamen ini patut menjadi catatan. Mereka kerap tersandung di babak awal, gagal melaju melampaui putaran ketiga dalam 13 dari 17 partisipasi terakhir. Musim lalu, mereka bahkan tersingkir lewat adu penalti dari Sheffield Wednesday di babak kedua.
Meskipun demikian, rekor pertemuan terkini memberi sedikit angin segar bagi tim tamu. Leeds mampu menundukkan Chelsea 3-1 di kandang pada Desember lalu, bermain imbang 2-2 di Stamford Bridge pada Februari, sebelum akhirnya kalah tipis 0-1 di semifinal Piala FA pada April. Ketiga pertandingan tersebut menunjukkan bahwa Leeds mampu memberikan perlawanan sengit.
Susunan pemain yang diprediksi akan diturunkan kedua tim juga menarik untuk dicermati. Chelsea kemungkinan akan mengusung formasi 3-4-2-1 dengan Penders di bawah mistar, didukung trio bek Colwill, Lacroix, dan Acheampong. Lini tengah akan diisi Chavarria, Barco, Essugo, dan Gusto, sementara Quenda serta Estevao akan menopang striker tunggal, Welbeck.
Di kubu Leeds, Trafford diperkirakan menjadi kiper utama, diapit oleh Muharemovic, Bijol, dan Elvedi di lini belakang. Justin, Longstaff, Tanaka, dan Bogie akan menguasai lini tengah, dengan Wilson dan Aaronson di belakang Nmecha sebagai ujung tombak.
Pertandingan antara sesama kontestan kasta teratas ini diprediksi akan berjalan ketat. Lini belakang Leeds dituntut untuk tetap fokus sejak menit awal, mengingat Chelsea memiliki kebiasaan mencetak gol cepat di lima menit pertama dalam tiga laga liga awal musim ini. Meskipun Leeds mencatatkan statistik tanpa clean sheet dalam sembilan kunjungan terakhir ke Stamford Bridge, pertahanan solid arahan Farke berpotensi memberikan perlawanan sengit hingga babak adu penalti.
Kendati demikian, skuat Chelsea diprediksi tetap mampu menjaga fokus untuk mengamankan tiket ke putaran keempat dengan prediksi skor akhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor













