Meta Luncurkan Agen AI Muse, Sejauh Mana Pengguna Bisa Memberikan Kepercayaan?

Meta resmi memperkenalkan Muse, sebuah agen kecerdasan buatan personal yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas harian. Peluncuran ini dilakukan hanya berselang dua pekan setelah perusahaan tersebut menyetujui penyelesaian sengketa senilai USD 18 miliar atau sekitar Rp283 triliun terkait dampak negatif media sosial terhadap konsumen di Amerika Serikat.
Berbeda dengan chatbot pada umumnya yang sekadar menjawab pertanyaan atau menjadi teman bicara, Muse mampu melakukan tindakan nyata secara mandiri. Agen ini dapat mengirim surel, menjadwalkan perjalanan, hingga melakukan pembelian barang melalui integrasi sistem pembayaran Link by Stripe.
Untuk mengoperasikannya, pengguna perlu memberikan akses ke berbagai aplikasi harian, mulai dari kalender, layanan kesehatan, hingga data pembayaran. Tingkat integrasi yang dalam ini menuntut kepercayaan besar dari pengguna, terutama mengingat rekam jejak Meta dalam pengelolaan data pribadi selama satu dekade terakhir.













