Statistik menunjukkan efektivitas serangan Italia mencapai nilai expected goals atau xG sebesar 2,39 dari total 14 percobaan tembakan. Angka tersebut sedikit lebih unggul dibandingkan Turki yang mencatat xG 1,86 dari 15 upaya serangan sepanjang laga.
Pelatih Italia, Roberto Mancini, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa seluruh anak asuhnya di lapangan. Ia menilai bahwa para pemain mampu mengimplementasikan strategi dengan sangat baik.
Mancini juga memberikan klarifikasi mengenai kondisi fisik Giacomo Raspadori yang ditarik keluar setelah babak pertama berakhir. Keputusan tersebut diambil karena sang penyerang mengalami masalah fisik yang cukup mengkhawatirkan tim medis.
Mancini mengungkapkan bahwa Raspadori sebenarnya bermain memuaskan sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh tim pelatih. Namun, tim lebih memilih untuk melakukan pergantian pemain demi menghindari risiko cedera yang lebih serius di babak kedua.
Performa impresif ini sekaligus mencatatkan rekor baru bagi Italia yang kembali mencetak tiga gol dalam waktu 30 menit awal sejak September 2021. Konsistensi permainan ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Mancini untuk menghadapi laga-laga selanjutnya dalam kompetisi bergengsi Eropa tersebut.