Kiprah Elkan Baggott di Millwall Jadi Angin Segar bagi Timnas Indonesia

Elkan Baggott kini mulai mendapatkan kepercayaan penuh sebagai bek andalan di klub kasta kedua Liga Inggris, Millwall. Perkembangan positif ini membawa dampak signifikan bagi kesiapan fisik dan taktis bek tengah tersebut menjelang agenda padat bersama Timnas Indonesia.
Sejak memutuskan hijrah dari Ipswich Town ke Millwall pada 15 Juli 2026, karier Baggott mengalami transformasi yang cukup signifikan. Keputusan untuk mencari tantangan baru ini membuahkan waktu bermain yang lebih stabil di bawah arahan pelatih Alex Neil.
Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, pemain berusia 23 tahun ini telah mencatatkan lima penampilan kompetitif di berbagai ajang. Total menit bermain yang dikumpulkan mencapai 272 menit, angka yang cukup impresif bagi seorang bek yang baru beradaptasi dengan sistem permainan tim yang baru.
Pengalaman berharga ini menjadi kabar baik bagi Skuad Garuda yang sedang membutuhkan kedalaman skuad di lini pertahanan. Baggott sempat absen dari radar tim nasional, namun kehadiran John Herdman sebagai pelatih kepala membuka lembaran baru bagi karier internasionalnya.
John Herdman kini kembali mengandalkan profil fisik serta ketenangan Baggott dalam membangun serangan dari lini belakang. Kepercayaan ini membuat posisi pemain kelahiran Bangkok tersebut kembali aman di dalam daftar panggil tim nasional.
Salah satu bukti nyata peningkatan kualitas Baggott terlihat saat ia tampil penuh selama 90 menit melawan Newcastle United pada putaran ketiga Carabao Cup. Pertandingan yang dihelat di The Den tersebut mempertemukan Millwall dengan klub raksasa dari kasta tertinggi Premier League.
Meski Millwall harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1, penampilan individu Baggott tetap mendapatkan sorotan positif dari sisi statistik. Berdasarkan data dari platform FotMob, ia mencatatkan rating 6,4 setelah berhasil menjalankan tugas defensif dengan cukup disiplin.
Catatan performa tersebut meliputi lima aksi bertahan krusial, satu blok, tiga sapuan, serta satu intersep yang sukses menghentikan aliran bola lawan. Selain itu, ia juga mencatatkan 30 sentuhan bola serta mampu menciptakan satu peluang emas bagi rekan setimnya di lini depan.
Baggott tampak mulai nyaman menempati berbagai posisi di lini belakang, termasuk saat dipasang sebagai bek kiri dalam laga kontra Newcastle. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi pelatih dalam menentukan komposisi pemain saat menghadapi skema lawan yang berbeda-beda.
Sebelumnya, ia sempat mencatatkan debut di Divisi Championship saat menghadapi Southampton selama 19 menit sebagai pemain pengganti. Pengalaman bertanding melawan tim-tim besar di Inggris seperti ini memberikan pelajaran berharga yang akan ia bawa saat mengenakan seragam kebanggaan Indonesia di level internasional.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor











