Kisah Ryan Giggs Saat Manchester United Melewatkan Peluang Merekrut Kylian Mbappe

Legenda Manchester United, Ryan Giggs, mengungkapkan fakta menarik mengenai sejarah transfer klub tersebut yang melibatkan bintang sepak bola dunia, Kylian Mbappe. Ternyata, Manchester United pernah berada dalam posisi untuk mengamankan tanda tangan Mbappe jauh sebelum namanya melambung di kancah sepak bola internasional.
Momen ini terjadi saat Mbappe masih meniti karier di akademi muda AS Monaco. AS Monaco merupakan salah satu klub sepak bola ternama asal Perancis yang dikenal memiliki sistem pengembangan pemain muda sangat produktif di Eropa.
Keterlibatan Giggs bermula ketika dirinya berada di wilayah selatan Perancis pada tahun 2015. Saat itu, ia didekati oleh seorang pria bernama Lionel yang secara spesifik merekomendasikan talenta muda berbakat asal Monaco tersebut untuk segera dipantau oleh Manchester United.
Penasaran dengan saran tersebut, Giggs memutuskan untuk menindaklanjutinya dengan serius. Ia meminta informasi lebih detail melalui surel, lalu membawa asistennya, Albert, untuk menyaksikan langsung aksi Mbappe di lapangan dalam beberapa pertandingan tim muda Monaco.
Kesan mendalam langsung muncul begitu mereka melihat kemampuan individu pemain tersebut di lapangan. Giggs tidak bisa menyembunyikan kekagumannya saat melihat potensi besar yang dimiliki oleh Mbappe sejak usia sangat belia.
Giggs menuturkan, setelah menyaksikan pertandingan itu, mereka langsung terkesima dengan apa yang ditampilkan. Ia merasa sangat yakin bahwa pemain tersebut memiliki bakat istimewa yang jarang ditemui pada pemain seusianya.
Berdasarkan temuan tersebut, Giggs segera memberikan laporan kepada tim pencari bakat Manchester United. Manajemen klub kemudian menugaskan seorang pemandu bakat untuk melakukan observasi lebih mendalam dalam laga krusial antara AS Monaco melawan Paris Saint-Germain.
Sayangnya, hasil pemantauan tersebut berujung pada keputusan yang kurang menguntungkan bagi Manchester United. Laporan dari pemandu bakat yang ditugaskan justru menyatakan keraguan mengenai potensi masa depan Mbappe.
Giggs mengenang momen kekecewaan saat menanyakan hasil laporan tersebut kepada sang pemandu bakat. Pihak klub memutuskan untuk tidak melanjutkan minat mereka karena merasa tidak yakin dengan kapasitas Mbappe untuk bersaing di level tertinggi Liga Inggris.
Keputusan tersebut menjadi penyesalan besar bagi Manchester United setelah melihat perkembangan karier Mbappe yang sangat pesat. Pemain ini akhirnya tumbuh menjadi fenomena global bersama AS Monaco sebelum pindah ke Paris Saint-Germain pada tahun 2018.
Nilai transfer Mbappe kala itu mencapai 162 juta poundsterling, atau setara dengan Rp3,3 triliun. Angka fantastis tersebut menjadikan kepindahannya sebagai salah satu transfer termahal dalam sejarah sepak bola dunia saat itu.
Karier Mbappe semakin cemerlang seiring berjalannya waktu dengan berbagai gelar bergengsi. Ia menjadi sosok sentral bagi tim nasional Perancis dalam menjuarai berbagai kompetisi internasional, termasuk performa impresifnya di Piala Dunia.
Tidak berhenti di situ, Mbappe kini telah bertransformasi menjadi salah satu penyerang paling mematikan di dunia. Keberhasilannya mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen Piala Dunia menunjukkan kualitas luar biasa yang sempat luput dari pandangan Manchester United.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








