Kylian Mbappe Lewati Rekor Lionel Messi, Ukir Sejarah di Liga Champions

Penyerang bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, baru-baru ini kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola Eropa. Mbappe berhasil melampaui rekor Lionel Messi sebagai pemain termuda yang mencapai 100 penampilan di ajang Liga Champions, kompetisi elite klub-klub Eropa.
Pencapaian monumental ini terjadi saat Mbappe tampil sebagai starter untuk Real Madrid dalam pertandingan menghadapi AS Roma di Stadion Olimpico, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB. Pada momen bersejarah tersebut, usia Mbappe tercatat 27 tahun 298 hari.
Angka ini menempatkannya di depan Lionel Messi, yang sebelumnya memegang rekor ini setelah mencapai 100 penampilan di Liga Champions pada usia 28 tahun 84 hari. Selisih usia yang tipis ini menegaskan kecepatan perkembangan Mbappe sebagai salah satu talenta paling cemerlang di generasinya.
Rekor tersebut sekaligus menggarisbawahi dominasi Mbappe yang konsisten di panggung tertinggi sepak bola klub sejak usia sangat muda. Memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh pemain sekaliber Messi adalah bukti nyata kualitas dan dedikasinya.
Perjalanan Mbappe di Liga Champions dimulai saat ia masih berseragam AS Monaco, di mana ia mencatatkan sembilan penampilan yang menjanjikan. Bakatnya yang luar biasa kemudian menarik perhatian Paris Saint-Germain (PSG), klub ibu kota Prancis.
Bersama PSG, Mbappe benar-benar menjelma menjadi penyerang kelas dunia yang paling ditakuti di Eropa. Ia membukukan 42 gol dan 26 assist dalam 64 penampilannya di Liga Champions bersama klub tersebut, seringkali menjadi motor serangan utama timnya.
Setelah periode yang gemilang di PSG, Mbappe akhirnya merapat ke Real Madrid. Ia melanjutkan kiprahnya di kompetisi bergengsi ini bersama raksasa Spanyol tersebut, membawa ekspektasi yang sangat tinggi.
Hingga laga kontra AS Roma, pemain asal Prancis ini telah membukukan 27 penampilan, dengan torehan 23 gol dan dua assist untuk Los Blancos. Total, dari ketiga klub tersebut, Mbappe telah mengumpulkan 100 penampilan di Liga Champions.
Meski memiliki catatan individu yang mengesankan, performa Mbappe di Real Madrid tidak selalu luput dari kritik. Beberapa pengamat sepak bola mempertanyakan apakah kehadirannya telah sepenuhnya menyatu dan menjadikan Los Blancos tim yang secara kolektif lebih kuat, mengingat tingginya harga yang ia bawa, meski didapatkan secara bebas transfer.
Ekspektasi besar memang mengiringi kedatangan Mbappe ke Santiago Bernabeu, salah satu klub paling sukses di dunia. Namun, dari sudut pandang statistik pribadi, ia terus menunjukkan angka-angka yang sangat impresif, membungkam keraguan atas kemampuan individualnya.
Secara keseluruhan, Mbappe telah mencetak 94 gol dan menyumbangkan 14 assist dalam 113 penampilan untuk Real Madrid di semua kompetisi. Angka-angka ini menunjukkan bahwa ia tetap merupakan ancaman gol yang konstan dan kontributor vital bagi tim.
Dengan usianya yang baru menginjak 27 tahun, Mbappe masih memiliki banyak waktu untuk terus menambah koleksi gol, assist, penampilan, dan tentu saja, gelar juara. Liga Champions sendiri adalah panggung yang membutuhkan tidak hanya skill individu, tetapi juga mental juara.
Kini, tantangan berikutnya bagi Mbappe adalah bagaimana ia dapat mengiringi setiap pencapaian individunya yang gemilang dengan kesuksesan kolektif bersama Real Madrid. Meraih trofi-trofi mayor, terutama Liga Champions, akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai legenda sejati di dunia sepak bola.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373967/original/020681900_1792025561-erling.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373997/original/047930700_1792029216-barcola.jpg)


