Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Warisan Sempurna Sang Megabintang

Lionel Messi resmi menutup lembaran karier internasionalnya bersama tim nasional Argentina melalui penampilan terakhir yang penuh magis di lapangan hijau.
Megabintang berusia 39 tahun tersebut berhasil mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist saat membawa Argentina meraih kemenangan telak 3-0 atas Benin pada Rabu, 7 Oktober 2026. Pertandingan ini menjadi perpisahan emosional bagi sang kapten yang telah membela panji La Albiceleste selama puluhan tahun.
Sepanjang pengabdiannya, Messi mencatatkan rekor luar biasa dengan 208 penampilan, yang menjadikannya pemain dengan jumlah laga terbanyak dalam sejarah tim nasional Argentina. Selain itu, ia juga menorehkan 126 gol dan 67 assist, statistik yang kemungkinan besar akan bertahan sangat lama dan sulit dilampaui oleh pemain generasi berikutnya.
Perjalanan Messi bersama Argentina sempat diwarnai drama, terutama setelah ia sempat menyatakan pensiun pada 2016 pasca kekalahan di final Copa America. Keputusan untuk kembali ke tim nasional terbukti menjadi langkah krusial dalam kariernya karena ia berhasil memenangkan Copa America 2021, Piala Dunia 2022, serta Copa America 2024.
Sebelum mengecap kesuksesan tersebut, Messi menelan pil pahit dengan kekalahan di empat final turnamen besar, termasuk kekecewaan mendalam pada Piala Dunia 2014. Rentetan kegagalan di masa lalu tersebut sering kali menjadi bahan kritik bagi performanya di level internasional.
Namun, semua kritik itu kini sirna seiring dengan keberhasilannya mempersembahkan trofi paling bergengsi bagi negaranya. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisinya dalam perdebatan mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa Argentina, mensejajarkan namanya dengan legenda besar Diego Maradona.
Dominasi Messi juga terlihat dari catatan sejarahnya di Piala Dunia, di mana ia menjadi satu-satunya pemain yang pernah menjadi starter dalam tiga laga final turnamen tersebut. Rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu ikon sepak bola dunia yang tak tergantikan.
Bagi publik Argentina, kepergian Messi bukan sekadar kehilangan seorang kapten, tetapi juga akhir dari era emas yang membawa kebanggaan luar biasa ke seluruh penjuru negeri. Ia meninggalkan warisan yang lengkap, membuktikan bahwa ketekunan mampu mengubah sejarah sepak bola nasionalnya secara total.
Meskipun masa depan timnas Argentina kini berada di tangan wajah-wajah baru, jejak yang ditinggalkan Messi akan terus dibicarakan dalam waktu yang lama. Dunia sepak bola kini hanya bisa mengenang kontribusi sang pemain yang telah memberikan segalanya bagi tanah kelahirannya.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor














