Manchester City Lawan FC Porto: Absennya Jan Bednarek Jadi Keuntungan City

Manchester City menatap laga fase liga Liga Champions 2026/2027 kontra FC Porto dengan modal kepercayaan diri yang tinggi.
Skuad asuhan Enzo Maresca tersebut datang ke Portugal dengan rekor sempurna, setelah menyapu bersih kemenangan dalam tiga pertandingan awal di kompetisi domestik Inggris. Meski performa domestik mereka impresif, tantangan di Eropa selalu menghadirkan tekanan yang berbeda bagi tim mana pun.
Kabar positif justru datang dari kubu tuan rumah yang terpaksa melakukan rotasi di lini pertahanan mereka. Bek tengah andalan FC Porto, Jan Bednarek, dipastikan tidak bisa tampil dalam laga pembuka pada Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.
Pemain asal Polandia tersebut harus menjalani hukuman larangan bertanding akibat akumulasi kartu merah yang diterimanya saat membela klub dalam ajang Liga Europa musim lalu. Liga Europa merupakan kompetisi antarklub kasta kedua di Eropa yang berada satu tingkat di bawah Liga Champions.
Absennya Bednarek menjadi pukulan telak bagi pelatih FC Porto, Francesco Farioli. Sang pemain merupakan salah satu pilar utama yang mencatatkan menit bermain cukup tinggi bagi Porto di Primeira Liga musim 2026/2027.
Sebagai antisipasi, Farioli diperkirakan bakal menurunkan bek asal Argentina, Nehuen Perez, untuk menambal lubang di jantung pertahanan. Perez diproyeksikan berduet dengan Jakub Kiwior guna meredam agresivitas penyerang Manchester City yang sedang dalam kondisi prima.
FC Porto sendiri sebenarnya sedang berada dalam tren positif di kompetisi domestik mereka. Tim yang menyandang status juara bertahan Liga Portugal ini memimpin klasemen sementara Primeira Liga dengan catatan kebobolan yang sangat minim, yakni hanya satu gol dari lima laga.
Walaupun kehilangan satu pemain kunci, Porto tetap menunjukkan soliditas yang patut diperhitungkan. Mereka baru saja meraih kemenangan 2-1 atas Moreirense dalam pertandingan terakhir sebelum menjamu Manchester City di kandang sendiri.
Bagi Manchester City, ketiadaan Bednarek di lini belakang lawan bisa menjadi celah yang dimanfaatkan untuk mendulang poin penuh di laga perdana. Namun, gaya permainan Porto yang disiplin di bawah arahan Farioli menuntut fokus tinggi dari Kevin De Bruyne dan rekan-rekannya selama sembilan puluh menit penuh.
Pertandingan ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim dalam format baru Liga Champions. Keberhasilan mencuri poin di laga tandang akan memperbesar peluang tim tamu untuk melaju ke fase gugur dengan lebih nyaman di babak selanjutnya.
Perlu diketahui bahwa Bednarek hanya melewatkan satu pertandingan pembuka fase liga. Ia dipastikan kembali tersedia saat Porto menantang Real Betis pada laga kedua nanti.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8136733/original/051094900_1780988834-Michel_Platini.jpg)