Sorotan Pemain Abroad Timnas Indonesia: Emil Audero dan Justin Hubner Tampil Gemilang di Eropa

Pemain-pemain Timnas Indonesia yang berkarier di liga-liga Eropa kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan performa beragam bersama klub masing-masing pada periode 17-20 Oktober 2026. Dari sejumlah nama, Justin Hubner dan Emil Audero tampil paling menonjol dengan kontribusi krusial bagi timnya di kompetisi papan atas Eropa.
Kehadiran mereka di liga-liga elite Eropa menjadi cerminan perkembangan kualitas sepak bola Indonesia.
Bek tengah Justin Hubner bermain penuh selama 90 menit saat Fortuna Sittard bertandang ke markas NEC Nijmegen di Goffertstadion, Senin (19-10-2026) dini hari WIB. Pertandingan Eredivisie tersebut berakhir imbang 2-2, di mana Hubner memiliki peran vital dalam menjaga soliditas lini pertahanan. Ia mencatatkan 46 sentuhan bola, 14 aksi bertahan, termasuk satu tekel, dua blok, delapan sapuan, tiga intersepsi, dan empat kali pemulihan bola, yang membuatnya meraih rating 7,1.
Rating tinggi ini menunjukkan konsistensi Hubner sebagai pilar penting di jantung pertahanan Fortuna Sittard. Penampilannya secara reguler di liga Belanda tentu sangat berharga bagi peningkatan kualitasnya sebagai bek Timnas Indonesia.
Sementara itu, di Spanyol, kiper Emil Audero juga berhasil membantu timnya meraih hasil imbang. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu tampil penuh selama 90 menit untuk Rayo Vallecano, menahan imbang Getafe 1-1 pada pekan kesembilan LaLiga 2026/2027 di Estadio Coliseum, Selasa (20-10-2026) dini hari WIB. Audero membukukan tiga penyelamatan krusial, sembilan kali pemulihan bola, dan dua sapuan dari total 39 sentuhan, memberinya rating 7,2.
Kontribusi Audero membuktikan kemampuannya bersaing di salah satu liga top dunia.
Di sisi lain, bek Nathan Tjoe-A-On menghadapi hasil yang kurang memuaskan bersama Willem II. Ia kembali menjadi starter dan bermain penuh, namun timnya harus takluk 2-3 dari Sparta Rotterdam pada Minggu (18-10-2026) dini hari WIB.
Meskipun kalah, Nathan tetap menunjukkan performa yang cukup solid dengan rating 6,8.
Nasib serupa dialami Kevin Diks, yang memimpin Borussia Monchengladbach sebagai kapten saat menjamu Hoffenheim, Minggu (18-10-2026) malam WIB. Bek Timnas Indonesia itu bermain penuh selama 90 menit, namun Gladbach harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2. Diks mencatatkan 88 sentuhan bola dengan akurasi umpan 88 persen, serta 12 aksi bertahan, satu tekel, dan 10 sapuan, meskipun ia melewatkan satu peluang emas di depan gawang.
Kekalahan ini membuat Gladbach masih terpuruk di dasar klasemen Bundesliga tanpa meraih satu pun poin. Peran kapten yang diemban Diks di salah satu liga terkuat Eropa menjadi indikator kepercayaan pelatih terhadap kepemimpinannya.
Selain keempat pemain yang tampil penuh, sejumlah pemain lain juga mendapat kesempatan merumput, meskipun tidak selama 90 menit. Calvin Verdonk, bek kiri yang juga kerap dipanggil Timnas Indonesia, masuk pada menit ke-54 untuk Lille.
Verdonk bermain selama 36 menit menggantikan Romain Perraud ketika Lille bermain imbang 1-1 melawan Brest, Minggu (18-10-2026) dini hari WIB. Selama di lapangan, ia menunjukkan akurasi umpan 100 persen, dua aksi bertahan, satu blok, satu intersepsi, dan satu ball recovery. Penampilannya tersebut memberinya rating 6,2, mengindikasikan kontribusi yang cukup baik dalam waktu singkat.
Bek sayap Dean James dipercaya tampil sejak awal bersama Go Ahead Eagles dalam laga tandang kontra PEC Zwolle di pekan kesembilan Eredivisie, Minggu (18-10-2026) malam WIB. Namun, Go Ahead Eagles harus takluk telak 1-4 dari tuan rumah.
James bermain selama 65 menit sebelum ditarik keluar. Dalam waktu tersebut, ia membukukan akurasi umpan 97 persen, satu aksi bertahan, satu peluang tercipta, satu intersepsi, dan dua kali pemulihan bola, dengan rating 5,7.
Di Austria, gelandang muda Adrian Wibowo menambah menit bermainnya bersama FC Wacker Innsbruck, masuk dari bangku cadangan pada menit ke-78.
Ia menggantikan Adrian Lech saat timnya kalah 0-1 dari Austria Salzburg, Sabtu (17-10-2026) dini hari WIB. Meskipun hanya tampil singkat, setiap menit bermain di level kompetitif sangat berarti bagi perkembangannya.
Sementara itu, gelandang Joey Pelupessy juga tidak bermain penuh untuk Lommel di ajang Piala Belgia. Ia tampil selama 65 menit sebelum digantikan Isaiah Dada-Mascoll dalam pertandingan babak 32 besar melawan St. Truidense, Minggu (18-10-2026) malam WIB. Lommel akhirnya tersingkir setelah kalah telak 1-4.
Beberapa pemain Timnas Indonesia lainnya belum mendapat kesempatan tampil pada akhir pekan ini. Ole Romeny, misalnya, tidak masuk daftar pemain Fortuna Sittard saat menghadapi NEC Nijmegen.
Kiper Maarten Paes hanya menghuni bangku cadangan ketika Ajax meraih kemenangan telak 5-2 atas Groningen.
Mees Hilgers masuk daftar pemain SC Heerenveen saat menjamu Excelsior, Sabtu (17-10-2026) dini hari WIB, namun bek yang sempat absen lama ini tidak dimainkan. Heerenveen berhasil menang telak 4-0, dengan posisi bek tengah tetap diisi oleh Sam Kersen dan Maas Willemsen. Situasi ini menunjukkan persaingan ketat di lini pertahanan klub-klub Eropa.
Performa para pemain abroad ini terus dipantau oleh jajaran pelatih Timnas Indonesia, mengingat peran vital mereka dalam skuad Garuda. Pengalaman berkompetisi di liga-liga Eropa diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan daya saing sepak bola nasional di kancah internasional.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor









