Amazon Akan Danai 12 Reaktor Nuklir Mini di Bekas Pembangkit Batu Bara Indiana

Raksasa teknologi Amazon dilaporkan akan mendanai pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) berkapasitas 960 megawatt (MW) di Indiana, Amerika Serikat. Langkah ini menempatkan Amazon sebagai pembeli listrik pertama dari fasilitas tersebut, demikian diumumkan oleh pihak perusahaan pada Senin lalu.
Pembangkit listrik baru ini akan dioperasikan oleh American Electric Power (AEP), sebuah perusahaan utilitas terkemuka. Sementara itu, X-energy, perusahaan yang merancang reaktor nuklir modular kecil (Small Modular Reactors/SMR) dan telah melantai di bursa saham sejak April, akan bertindak sebagai pemasok reaktor.
Proyek ambisius ini akan menempatkan 12 reaktor modular kecil Xe-100 di lokasi bekas pembangkit listrik tenaga batu bara yang telah dihancurkan, tepatnya di selatan Terre Haute, Indiana. Perjanjian ini merupakan kerja sama komersial kedua antara Amazon dan X-energy, sekaligus menjadi proyek yang tiga kali lebih besar dari kesepakatan pertama yang diumumkan dua tahun lalu.
Amazon telah menggelontorkan investasi signifikan di X-energy. Pada Oktober 2024, perusahaan ini memimpin putaran pendanaan Seri C-1 senilai USD 700 juta, atau sekitar Rp11,2 triliun, untuk X-energy. Kedua perusahaan menyatakan bahwa mereka berencana membangun total 5 gigawatt (GW) kapasitas pembangkit listrik tenaga nuklir baru di Amerika Serikat hingga tahun 2039.
Berbeda dari banyak proyek pembangkit listrik baru yang diumumkan, reaktor-reaktor ini akan terhubung ke jaringan listrik umum. Amazon menegaskan bahwa daya yang dihasilkan juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pusat datanya yang terus berkembang pesat.
Namun, jadwal agresif yang ditetapkan oleh kedua perusahaan masih sangat bergantung pada keberhasilan X-energy dalam menyelesaikan pembangkit listrik pertamanya. Proyek percontohan tersebut berlokasi di pabrik Dow Chemical, tenggara Houston, Texas.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













