Legato Mengubah Cara Kita Mendengar Lewat Kacamata AI Revolusioner

Startup teknologi pendengaran, Legato, baru saja keluar dari mode sembunyi dengan pendanaan sebesar $12 juta, siap merevolusi cara mengatasi gangguan pendengaran. Perusahaan ini memperkenalkan inovasi terbarunya, kacamata pendengaran AI bernama Legato Frames, yang menjanjikan solusi lebih mudah dan efektif.
Legato Frames dirancang untuk menutup kesenjangan pengobatan bagi sekitar 50 juta orang dewasa di AS yang mengalami gangguan pendengaran. Kacamata pintar ini mengintegrasikan teknologi bantuan pendengaran yang dipatenkan langsung ke gagang kacamata, tampil layaknya kacamata biasa.
Didirikan oleh Mehul Trivedi dan Steve Romine, Legato lahir dari pengalaman ekstensif keduanya di Bose dalam teknologi wearable dan perawatan pendengaran. Mereka bertekad menciptakan solusi yang menghilangkan stigma, biaya mahal, dan ketidaknyamanan alat bantu dengar tradisional.
Baca Juga:
- Harga Perangkat Amazon Naik 60 Persen Akibat Langkanya RAM
- Peluang Emas Pameran Startup TechCrunch Disrupt 2026
- Trump Borong Saham SpaceX Dua Minggu Usai IPO Cetak Rekor
Mehul Trivedi menyatakan, "Tujuan kami adalah membuat pendengaran seuniversal penglihatan." Kacamata ini ditujukan bagi penderita gangguan pendengaran ringan hingga sedang, segmen terbesar yang sering enggan mencari perawatan.
Berbeda dengan alat bantu dengar konvensional, Legato Frames menggunakan sistem AI untuk membedakan suara dan kebisingan latar belakang, hanya memperkuat suara percakapan. Ini menghindari kelelahan kognitif yang sering terjadi di lingkungan bising seperti restoran.
Desain open-ear dengan sistem dual-speaker memastikan suara langsung ke pemakai tanpa bocor ke sekitar, mengurangi suara keluar hingga 99%. Legato menekankan kemudahan penggunaan, tanpa banyak pengaturan atau kontrol yang rumit.
Legato Frames diharapkan meluncur akhir tahun ini dan akan tersedia melalui penyedia perawatan mata tertentu. Harganya disebut "sebagian kecil" dari alat bantu dengar tradisional, bahkan mungkin memenuhi syarat asuransi penglihatan. Pendanaan awal ini utamanya dialokasikan untuk pengembangan produk dan pemasaran.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor














