Ketua SK Group Chey Tae-won Ajukan Banding Atas Putusan Perceraian Rp10 Triliun

Ketua SK Group, Chey Tae-won, memutuskan untuk menerima sebagian nilai pembagian harta gono-gini dalam kasus perceraiannya yang menjadi sorotan publik Korea Selatan.
Ia bersedia membayar kompensasi sebesar 700 miliar won, atau setara dengan Rp8,2 triliun, dari total 944 miliar won (sekitar Rp11,1 triliun) yang sebelumnya ditetapkan oleh pengadilan tinggi Seoul. Langkah ini menandai upaya sistematis pria berusia 63 tahun tersebut untuk membatasi sengketa hukum yang melibatkan salah satu konglomerat terbesar di Asia.
Meski sebagian kewajiban telah diterima, Chey tetap akan menempuh jalur kasasi ke Mahkamah Agung Korea Selatan untuk sisa nominal pembagian harta tersebut. Ia menilai perhitungan hakim atas aset miliknya terlalu besar dan tidak mencerminkan kontribusi nyata yang diberikan oleh sang mantan istri, Roh Soh-yeong.
Perseteruan hukum ini bermula ketika pengadilan banding memerintahkan Chey untuk memberikan porsi besar dari kepemilikan sahamnya kepada Roh. Keputusan tersebut sempat memicu kekhawatiran pelaku pasar mengenai stabilitas kepemimpinan di SK Group yang menaungi berbagai entitas bisnis teknologi hingga energi.
Bagi publik Korea Selatan, kasus ini lebih dari sekadar urusan pribadi karena melibatkan nama besar keluarga konglomerat, atau yang dikenal dengan istilah chaebol. Chaebol merupakan konglomerasi bisnis raksasa milik keluarga yang memiliki pengaruh signifikan terhadap ekonomi nasional negara tersebut.
Pihak hukum Chey menyatakan bahwa mereka akan fokus menantang metodologi perhitungan aset yang digunakan pengadilan. Fokus utama mereka adalah membuktikan bahwa kenaikan nilai saham SK tidak sepenuhnya berasal dari dukungan keluarga mendiang mantan presiden Roh Tae-woo, melainkan murni dari strategi bisnis perusahaan.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)
