Marco Rubio Usulkan Dana Keamanan USD 45 Juta untuk Dukung Stabilitas Ekuador

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyatakan komitmen negaranya untuk memperkuat stabilitas kawasan Amerika Latin melalui dukungan finansial bagi Ekuador.
Dalam kunjungan resminya ke Ekuador pada Rabu (22/5), Rubio mengumumkan rencana pengajuan dana keamanan tambahan sebesar USD 45 juta, atau sekitar Rp720 miliar, kepada pemerintah Ekuador. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pertahanan dan keamanan nasional negara itu dalam menghadapi ancaman internal.
Ekuador saat ini tengah bergulat dengan peningkatan aksi kekerasan yang dipicu oleh aktivitas kartel narkoba lintas negara yang semakin agresif. Situasi keamanan yang tidak stabil ini telah mengganggu stabilitas sosial dan menekan roda ekonomi nasional secara signifikan.
Selain dukungan dana tunai, pemerintah Amerika Serikat juga berencana menyuplai berbagai perlengkapan keamanan tambahan. Peralatan ini diharapkan dapat membantu pasukan keamanan Ekuador dalam memetakan serta memutus rantai distribusi organisasi kriminal yang beroperasi di sepanjang perbatasan.
Rubio menekankan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan belahan bumi barat. Ia menilai bahwa tantangan keamanan yang dihadapi Ekuador tidak hanya menjadi masalah domestik, melainkan isu regional yang berpotensi berdampak pada stabilitas Amerika Serikat.
Pemerintah Ekuador menyambut baik tawaran bantuan ini sebagai langkah konkret dalam upaya pemulihan situasi keamanan dalam negeri. Presiden Ekuador sebelumnya sempat mendeklarasikan status konflik bersenjata internal guna memberikan legitimasi hukum bagi militer untuk melakukan operasi besar-besaran terhadap kelompok bersenjata.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)