Spanyol Perketat Aturan Perbatasan bagi Turis Italia

Pemerintah Madrid resmi menerapkan kontrol perbatasan Spanyol bagi para pelancong yang datang dari Italia mulai akhir pekan ini. Langkah pengetatan kontrol perbatasan Spanyol ini diambil sebagai aksi balasan setelah Roma menolak mencabut pembatasan perjalanan terhadap warga Spanyol.
Ketegangan diplomatik ini bermula ketika pemerintah sayap kanan Italia pimpinan Giorgia Meloni membatasi masuknya pelancong dari Spanyol menyusul krisis imigran di wilayah eksklave Ceuta. Spanyol menilai tindakan Italia tersebut sangat diskriminatif dan sama sekali tidak memiliki dasar keamanan yang logis. Sebagai respons, petugas imigrasi Spanyol kini akan memeriksa paspor dan visa setiap penumpang pesawat dari Italia hingga awal September mendatang.
Sejumlah analis menilai perselisihan ini lebih bermotif politik pencitraan dibanding ancaman keamanan nyata karena kedua negara tidak berbagi perbatasan darat. Pengamat migrasi Gerald Knaus menyebut langkah ini sebagai tindakan populisme konyol yang hanya akan mempersulit turis di bandara. Padahal, sebagian besar imigran yang sempat menyeberang ke Ceuta dilaporkan telah kembali ke Maroko dalam beberapa hari.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez sebelumnya telah memperingatkan Roma untuk membatalkan kebijakan sepihak tersebut sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Namun, pihak Italia menolak keras ultimatum Madrid dan bersikeras mempertahankan penangguhan aturan Schengen bagi pendatang dari Spanyol. Perseteruan ini sekaligus menyoroti perbedaan ideologi kedua pemimpin dalam menangani isu migrasi di kawasan Eropa.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor










