Trump Tegas Bantah Kekurangan Senjata AS, Ancam Penjara Pembocor Informasi Rahasia

Presiden Donald Trump membantah keras laporan mengenai dugaan kekurangan senjata Amerika Serikat, menegaskan bahwa pasokan amunisi negara itu tetap masif. Ia juga bersumpah akan menindak tegas pihak-pihak yang membocorkan informasi rahasia, dengan ancaman hukuman penjara jangka panjang.
Melalui unggahan di media sosial pada Kamis pagi, Trump menyatakan, "AS memiliki amunisi dalam jumlah besar, terutama jenis-jenis tertentu. Selain itu, sejumlah besar [amunisi] sedang diproduksi dan dikirim ke AS sesuai kebutuhan."
Penolakan ini muncul di tengah pertanyaan yang terus meningkat dari berbagai pihak, termasuk Pentagon, mengenai kondisi arsenal militer AS. Konflik yang kini memasuki bulan keenam dengan Iran itu belum menunjukkan tanda-tanda kesepakatan damai.
Menanggapi kabar tentang menipisnya pasokan AS, Iran mengklaim bahwa senjata produksi lokalnya memberikan kemampuan untuk merespons "ancaman apa pun".













