Apple Resmi Luncurkan Chip A20 Pro dengan Fabrikasi 2nm untuk iPhone 18 Pro

Apple resmi memperkenalkan chip A20 Pro yang menjadi otak penggerak utama bagi lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kehadiran prosesor ini membawa standar baru dalam komputasi seluler melalui efisiensi daya serta peningkatan kecepatan yang signifikan.
Hasil pengujian awal melalui platform Geekbench 7 menunjukkan angka yang mengesankan bagi perangkat kelas atas ini. iPhone 18 Pro tercatat meraih skor single-core sebesar 4.719 dan multi-core mencapai 12.677 poin.
Varian iPhone 18 Pro Max menunjukkan performa serupa dengan skor single-core 4.725 dan multi-core 12.575. Data tersebut memperlihatkan peningkatan performa sebesar 21 hingga 23 persen pada sektor single-core dibandingkan pendahulunya, chip A19 Pro.
Lonjakan performa lebih terlihat pada pemrosesan multi-core yang naik hingga 28 persen.
Peningkatan kemampuan grafis menjadi fokus utama Apple dalam pengembangan arsitektur chip terbaru ini. GPU 7-core yang tertanam pada A20 Pro diklaim memiliki kecepatan hingga 40 persen lebih tinggi daripada GPU 6-core pada generasi sebelumnya.
Metode pengujian menggunakan benchmark Metal di Geekbench 6 memperkuat klaim tersebut. Peningkatan ini memungkinkan perangkat menjalankan aplikasi berat dan gim dengan kualitas visual tinggi secara lebih mulus.
Perlu diketahui, A20 Pro merupakan chip pertama Apple yang menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (2nm). Teknologi ini memungkinkan kepadatan transistor yang lebih tinggi dalam ukuran fisik yang sama, sehingga menciptakan efisiensi energi yang jauh lebih baik.
Chip ini juga akan digunakan pada iPhone Duo, ponsel layar lipat pertama dari Apple. iPhone Duo sendiri merupakan perangkat lipat yang dirancang untuk bersaing dengan model serupa dari kompetitor utama di pasar global.
Secara teknis, prosesor ini membawa CPU 6-core yang dipadukan dengan Neural Accelerator untuk mendukung kebutuhan kecerdasan buatan. Bandwidth memori pada chip ini juga ditingkatkan sebesar 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Pembaruan desain kemasan chip serta penggunaan vapor chamber yang dirancang ulang berperan menjaga stabilitas suhu perangkat. Inovasi pendinginan ini diklaim mampu meningkatkan kinerja berkelanjutan hingga 40 persen lebih baik di bawah beban kerja berat.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa peningkatan kinerja CPU mencapai 20 persen lebih cepat dibandingkan iPhone 17 Pro series. Lonjakan kecepatan ini diharapkan memberikan pengalaman penggunaan perangkat yang lebih responsif bagi para pengguna setia Apple di seluruh dunia.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor







