5 Kebiasaan Orang Tua Tanpa Sadar yang Memicu Gangguan Kecemasan pada Anak

Gangguan kecemasan kini tidak lagi menjadi isu tunggal bagi orang dewasa, melainkan mulai menyasar kelompok usia anak dan remaja.
Data statistik global menunjukkan bahwa sebanyak 20,5 persen anak dan remaja di berbagai belahan dunia hidup dengan kondisi kecemasan. Fenomena ini sering kali luput dari deteksi dini karena manifestasi gejalanya sangat bervariasi pada setiap individu.
Psikolog di Clay Center for Young Healthy Minds, Khadijah Booth Watkins, menjelaskan bahwa tanda-tanda kecemasan bisa muncul melalui keluhan fisik seperti sakit perut atau detak jantung yang meningkat. Di sisi lain, beberapa anak justru menunjukkan respons emosional berupa perilaku manja, tantrum, hingga kecenderungan mengisolasi diri dari lingkungan sosial.










