5 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Ampuh Ditanam di Halaman Rumah

Nyamuk bukan sekadar serangga pengganggu yang menyebabkan gatal saat menggigit. Keberadaan mereka di lingkungan rumah sering kali membawa risiko kesehatan serius, seperti penularan demam berdarah dengue, chikungunya, malaria, hingga virus Zika.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan bahwa berbagai penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dapat menyebabkan kondisi klinis yang parah. Oleh karena itu, meminimalisir populasi serangga ini menjadi langkah antisipasi yang tidak bisa diabaikan bagi setiap keluarga.
Selain menjaga kebersihan lingkungan dengan memastikan tidak ada genangan air, memanfaatkan tanaman pengusir nyamuk menjadi solusi alami yang layak dicoba. Beberapa tanaman tertentu mengandung senyawa aromatik yang tidak disukai serangga tersebut sehingga efektif membatasi akses nyamuk masuk ke area hunian.
Citronella atau serai wangi (Cymbopogon nardus) menempati posisi teratas sebagai tanaman pengusir nyamuk paling populer. Tanaman aromatik ini memproduksi minyak atsiri yang kaya akan citronellal, citronellol, dan geraniol sebagai penangkal alami.
Sebuah studi dalam Phytotherapy Research menguji 38 jenis minyak atsiri terhadap Aedes aegypti dan mendapati bahwa citronella memiliki efektivitas yang sangat tinggi. Hal ini diperkuat oleh Journal of Vector Ecology yang mencatat bahwa minyak citronella memiliki efek repelan atau penolak bagi berbagai spesies nyamuk.
Pilihan kedua yang cukup umum adalah serai dapur atau lemongrass (Cymbopogon citratus). Tanaman ini mudah dibudidayakan di pekarangan dan memiliki manfaat ganda sebagai bumbu dapur sekaligus bahan obat tradisional bagi masyarakat Indonesia.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)