Aksi Heroik Endrick Bawa Real Madrid Comeback Dramatis atas AS Roma 4-3

Penyerang muda asal Brasil, Endrick, tampil menjadi sosok pembeda saat Real Madrid mencatatkan kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma dalam lanjutan matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB tersebut menjadi panggung pembuktian bagi sang pemain muda.
Real Madrid sempat berada dalam situasi terjepit setelah tertinggal 1-3 dari tim tuan rumah. Marten de Roon membuka keran gol bagi Roma pada menit ke-20 sebelum Kylian Mbappe menyeimbangkan kedudukan lima menit kemudian, namun Donyell Malen kembali membawa Roma unggul dua gol melalui aksi di menit ke-51 dan ke-58.
Memasuki lapangan pada menit ke-59 sebagai pemain pengganti, Endrick memberikan dampak instan bagi permainan Los Blancos. Ia terlibat aktif dalam proses gol Carlos Espi dan kemudian mencetak gol penyama kedudukan yang membangkitkan semangat rekan-rekannya di lapangan.
Kemenangan akhirnya dikunci oleh gol Antonio Rudiger, memastikan raihan poin penuh bagi raksasa Spanyol tersebut. Pertandingan ini menjadi ujian mentalitas bagi para pemain Madrid yang harus bermain di bawah tekanan suporter lawan di Roma, Italia.
Endrick mengaku emosional setelah melewati laga yang sangat intens tersebut. Ia menceritakan momen di bangku cadangan saat dirinya terus berdoa menunggu kesempatan untuk dipercaya pelatih masuk ke lapangan.
Baginya, setiap detik bermain untuk klub sebesar Real Madrid merupakan kehormatan yang harus dijaga dengan dedikasi penuh. Ia bahkan menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan kontribusi maksimal bagi tim dalam setiap ajang yang diikuti.
"Saya masih merasakan emosi dari pertandingan ini. Saya terus berbicara kepada Tuhan saat berada di bangku cadangan dan tidak menyangka akan diturunkan secepat itu oleh staf pelatih," ungkap Endrick seusai laga.
Pemain berusia muda ini menambahkan bahwa Real Madrid memiliki mentalitas pemenang yang tidak akan pernah padam meskipun skor sedang tidak berpihak. Fokus tim saat ini adalah menyapu bersih seluruh kompetisi mulai dari LaLiga, Copa del Rey, hingga Liga Champions.
Terkait peluang mendapatkan waktu bermain lebih banyak, ia memilih menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan taktis pelatih. Fokus utamanya tetap pada kerja keras dalam sesi latihan untuk memastikan kesiapan saat dibutuhkan oleh tim.
"Jika saya harus bermain, saya percaya pelatih akan menunjuk saya. Jika tidak, saya akan tetap bekerja keras mendukung rekan-rekan dari luar lapangan. Saya akan melakukan yang terbaik sepanjang karier saya di Madrid," tutupnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








