Anak Krakatau Erupsi, 4 Bandara Ditutup demi Hindari Bahaya Abu Vulkanik

AirNav Indonesia menghentikan operasional Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, dan Budiarto sejak Minggu (6/9) akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Penutupan sementara ini dilakukan untuk melindungi keselamatan penerbangan dari ancaman sebaran debu vulkanik yang meluas ke sejumlah provinsi.
Berdasarkan data pantauan otoritas penerbangan, kolom abu vulkanik hasil erupsi yang dimulai sejak Jumat malam terpantau mencapai ketinggian antara 20.000 hingga 50.000 kaki. Material ini bergerak melintasi wilayah udara Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, hingga Bengkulu sebelum akhirnya mengarah ke Samudra Hindia. Langkah tegas penghentian aktivitas di bandara tersebut diambil setelah partikel debu terdeteksi masuk ke dalam jalur navigasi udara yang padat.
Risiko yang ditimbulkan oleh abu vulkanik terhadap armada udara bukan sekadar gangguan pandangan, melainkan ancaman kegagalan mesin yang bersifat fatal.
-af2f7.webp)













