Biaya Perbaikan Apple HomeView Tembus Rp4,4 Juta Tanpa Perlindungan

Apple resmi merilis estimasi biaya layanan untuk perangkat pintar terbarunya, Apple HomeView, yang kini sudah bisa dipesan oleh konsumen.
Perangkat dengan layar 7 inci ini dijual dengan harga USD 299 atau sekitar Rp4,7 juta di pasar Amerika Serikat. Nominal ini berlaku untuk dua varian yang tersedia, yaitu model standar dan model yang dipasang di dinding.
Terdapat perbedaan mendasar pada sistem pendukung kedua model tersebut. Varian standar dilengkapi dengan dudukan dan speaker bawaan yang lebih bertenaga, sementara model dinding dijual tanpa perangkat keras pemasangan maupun adaptor daya tambahan.
Biaya perbaikan di luar masa garansi untuk kedua model tersebut dipatok sebesar USD 279 atau setara dengan Rp4,4 juta.
Harga yang hampir menyamai unit baru ini muncul di bawah kategori kerusakan lain. Pihak Apple belum memberikan rincian harga untuk komponen spesifik, seperti layar retak atau kerusakan speaker, yang mengindikasikan bahwa perusahaan cenderung mengganti seluruh unit daripada memperbaiki komponen secara individual.
Konsumen yang memilih untuk membeli paket perlindungan AppleCare akan mendapatkan keringanan biaya perbaikan. Biaya layanan untuk kerusakan tidak disengaja dipatok cukup terjangkau, yakni hanya USD 39 atau sekitar Rp615 ribu.
Pengguna dapat berlangganan perlindungan tersebut dengan biaya USD 2,49 per bulan atau USD 24,99 per tahun. Sebagai perbandingan, di Indonesia, skema serupa sering diterapkan produsen gawai untuk menekan biaya servis bagi pengguna yang mengalami kecelakaan pada perangkatnya.
Banyak pengamat teknologi menyarankan konsumen untuk mempertimbangkan paket perlindungan ini mengingat biaya penggantian unit yang sangat tinggi. Mengingat perangkat ini mulai dikirimkan pada 13 November mendatang, para calon pembeli memiliki waktu untuk membandingkan opsi proteksi yang tersedia.
Hingga saat ini, Apple belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kebijakan penggantian unit secara utuh. Fokus utama perusahaan masih terlihat pada kemudahan akses layanan melalui skema biaya flat untuk kategori kerusakan umum.
Potensi biaya servis yang mahal ini diharapkan menjadi perhatian bagi calon pembeli sebelum melakukan pemesanan awal. Transparansi biaya seperti ini merupakan langkah awal Apple untuk memastikan pengguna memahami risiko teknis di masa depan.
Kami akan terus memantau apakah Apple nantinya akan merinci biaya untuk kerusakan spesifik di masa mendatang. Pembaruan informasi mengenai skema harga perbaikan akan segera kami sampaikan jika terdapat perubahan kebijakan dari perusahaan pusat.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor










