Chatbot AI Pemerintah Amerika Serikat Simpan Pesan Rahasia dari Minecraft

Chatbot kecerdasan buatan atau AI terbaru milik pemerintah Amerika Serikat baru saja menarik perhatian publik karena perilaku tak terduga saat ditanya mengenai permainan populer Minecraft.
Alih-alih memberikan panduan administratif, sistem ini justru merespons dengan monolog panjang yang bernada puitis dan eksistensial. Kejadian ini terungkap setelah seorang jurnalis teknologi mencoba berinteraksi dengan platform digital baru tersebut.
Situs America.gov sendiri resmi diluncurkan pada Selasa lalu sebagai pusat informasi terpadu bagi masyarakat. Portal ini dirancang untuk menyatukan data dari sekitar 29.000 situs web pemerintah agar warga dapat dengan mudah memesan tempat perkemahan, mengurus paspor, atau mengganti kartu Jaminan Sosial.
Namun, saat kata kunci Minecraft dimasukkan ke dalam kolom percakapan, chatbot tersebut memberikan teks sepanjang 1.800 kata yang menyerupai krisis eksistensial. Teks tersebut sebenarnya merupakan adaptasi dari End Poem karya penulis Irlandia, Julian Gough.
End Poem adalah narasi filosofis yang muncul dalam gim Minecraft setelah pemain berhasil mengalahkan naga Ender Dragon dan memasuki portal keluar. Dalam versi pemerintah, struktur puitis tersebut dipertahankan namun isi kosmiknya diganti dengan istilah administratif seperti kode pos atau berkas birokrasi.
Fenomena ini diduga kuat merupakan easter egg atau fitur tersembunyi yang disengaja, bukan kesalahan sistem atau halusinasi AI. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penempatan karya kreatif tersebut di dalam sistem resmi negara.
Penggunaan elemen budaya populer oleh Gedung Putih belakangan memang sering memicu kontroversi karena masalah hak cipta. Sebelumnya, pihak Gedung Putih pernah menggunakan gambar Pikachu dari seri Pokémon dan cuplikan anime seperti Yu-Gi-Oh! atau Dragon Ball untuk keperluan kampanye politik tanpa izin resmi.
Perusahaan pemilik hak cipta, termasuk The Pokémon Company, menyatakan bahwa mereka tidak pernah memberikan restu untuk penggunaan tersebut. Steve Downes, pengisi suara karakter Master Chief dalam gim Halo, bahkan secara terbuka mengecam penggunaan suaranya dalam video perang yang dirilis pihak pemerintah.
Pengamat kebijakan ekonomi Jepang, Kimi Onoda, sempat memberikan peringatan bahwa penyalahgunaan hak kekayaan intelektual semacam ini dapat merusak citra karya aslinya. Sebuah petisi daring untuk menghentikan praktik penggunaan materi gim dan anime ini pun telah ditandatangani oleh sekitar 24.000 pendukung.
Secara teknis, platform America.gov sendiri didukung oleh teknologi AI dari Google Gemini dan Grok milik Elon Musk. Proyek ini dipimpin oleh insinyur muda bernama Edward Coristine yang sempat terlibat dalam inisiatif efisiensi pemerintah atau DOGE.
Saat ini, situs tersebut masih terbatas pada pemberian panduan layanan publik bagi warga negara. Pemerintah Amerika Serikat berencana untuk mengembangkan platform ini agar masyarakat bisa langsung menyelesaikan proses pengurusan dokumen dan melacak status progres aplikasi secara daring mulai tahun depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor









