Dugaan Skandal Masker, Aktivis Aksi Demonstrasi di Depan Gedung DPRD di Pasuruan

Beritana, Pasuruan — Polemik dugaan kasus masker yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan terus mendapatkan sorotan publik. Siang ini (27/07) aliansi aktivis yang terdiri dari elemen GNPK-RI, Pemuda dan Mahasiswa itu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan di Raci.
Massa yang hadir memulai aksinya dengan longmarch dari depan RSUD Bangil menuju pagar depan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.
Aksi massa yang dipimpin oleh ketua GNPK-RI Pasuruan Zulkarnain dan Korlap Ozzy melakukan orasi didepan massa yang membentangkan spanduk penuntasan kasus masker di Kabupaten Pasuruan.
Dalam orasinya, Zulkarnain menyampaikan tujuan aksi yang dilakukan dalam terik matahari itu. Dengan penuh agitasi dirinya menyebut aksi massa itu sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya kolektif DPRD Kabupaten Pasuruan untuk menutupi kasus skandal masker yang melibatkan anggotanya.
“Kami menuntut agar Pimpinan menghadirkan Badan Kehormatan didepan Publik, kami ingin tahu siapa yang bermain untuk menutupi kasus skandal korupsi masker ini” Tegas Zulkarnain.
Selain itu, hal ini sebagai bentuk pengawalan kepada dana anggaran penanganan pandemi Covid-19 yang gagal dilakukan oleh DPRD dalam fungsi pengawasannya.
“Atraksi berubahnya putusan BK adalah indikasi kuat ada upaya manipulatif menghilangkan kasus ini, dugaan kuat pimpinan terlibat tidak bisa terelakan karena hingga hari ini pimpinan tidak berani menemukan kami dengan BK,” jelasnya.
Para aktivis itu sepakat bahwa pimpinan tidak mampu memimpin kolokium sehat di raci, sehingga dalam tuntutannya massa aksi meminta Pimpinan untuk mundur dan dicopot.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana News
Penulis: Beritana News
Editor: Beritana Editor















