Gelombang Demonstran Banjiri Ibu Kota India Pasca Kebijakan Lockdown Ketat

Ribuan demonstran memadati pusat kota New Delhi pada Senin, menantang otoritas keamanan yang sebelumnya menerapkan kebijakan pembatasan wilayah secara ketat.
Aksi massa ini merupakan respon terhadap rangkaian penahanan massal yang menyasar kelompok aktivis muda dalam beberapa hari terakhir. Mereka berkumpul sebagai bentuk oposisi atas langkah pemerintah yang dianggap membatasi ruang gerak demokrasi di negara tersebut.
Suasana di sekitar kawasan pemerintahan menjadi sangat tegang sejak pagi hari. Barisan aparat kepolisian telah berjaga di setiap sudut strategis untuk meminimalisasi pergerakan massa yang terus berdatangan dari berbagai penjuru kota.
Lockdown yang diterapkan pemerintah India sendiri merupakan kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat berskala besar, mirip dengan aturan karantina wilayah yang pernah diterapkan banyak negara untuk menekan angka gangguan keamanan atau situasi darurat tertentu. Kebijakan ini sempat membuat jalanan ibu kota kosong selama beberapa hari sebelum akhirnya pecah oleh aksi protes besar-besaran ini.
Para pengunjuk rasa meneriakkan tuntutan agar pemerintah membebaskan rekan-rekan mereka yang ditahan tanpa prosedur hukum yang jelas. Ketegangan sempat memuncak ketika sejumlah kelompok massa mencoba menembus barikade polisi yang menghalangi jalan menuju kompleks parlemen.
Kepolisian New Delhi menegaskan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk menjaga stabilitas ibu kota. Mereka mengklaim penahanan yang dilakukan sebelumnya ditujukan untuk mencegah eskalasi kekacauan di tengah situasi yang rentan.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor

















