Guehi Soroti Perjuangan Manchester City Meski Takluk 2-4 dari PSG di Liga Champions

Bek tengah Manchester City, Marc Guehi, menyoroti aspek positif dari perjuangan timnya meskipun harus menelan kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga Liga Champions.
Ia menekankan bahwa meski hasil di Etihad Stadium kurang memuaskan pada Kamis dini hari WIB lalu, semangat tim di babak kedua dan dukungan suporter menjadi pelajaran berharga yang bisa dipetik.
Pada pertandingan matchday kedua Liga Champions musim 2026/2027 tersebut, Manchester City menghadapi tantangan berat. Mereka kebobolan tiga gol tanpa balas di babak pertama, menciptakan situasi yang sangat sulit bagi tim tuan rumah.
Tiga gol cepat PSG sebelum jeda dicetak oleh Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Vitinha. Keunggulan signifikan ini memaksa Manchester City untuk bekerja ekstra keras mengejar ketertinggalan di sisa pertandingan.
Harapan kebangkitan sempat muncul bagi The Citizens setelah jeda ketika Erling Haaland berhasil mencetak gol. Namun, Maghnes Akliouche segera memperlebar kembali jarak keunggulan PSG, memperumit upaya City.
Gol kedua Haaland di pertandingan itu pun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir, memastikan PSG membawa pulang tiga poin dari Manchester. Skor 4-2 mengakhiri laga yang penuh intensitas tersebut.
Terlepas dari kekalahan tim, Haaland menorehkan pencapaian individu yang mengesankan di kompetisi elite Eropa tersebut. Ia kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Manchester City di Liga Champions dengan total 37 gol.
Prestasi ini juga menjadikannya pemain tercepat yang mampu mengumpulkan 60 gol dalam sejarah Liga Champions. Konsistensi Haaland di lini depan terus menjadi sorotan, meskipun kali ini tidak berujung pada kemenangan tim.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor











