
Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, secara khusus memuji kontribusi vital Lamine Yamal menyusul kemenangan telak 4-1 atas Galatasaray dalam laga lanjutan Liga Champions. Dua assist gemilang dari Yamal disebut Flick menjadi penentu keberhasilan Blaugrana membalikkan keadaan dan mengamankan poin penuh di Rams Park, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan krusial fase grup tersebut, Barcelona tidak langsung mendominasi; mereka bahkan sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol tuan rumah. Namun, momentum pertandingan bergeser signifikan setelah gol penyeimbang dari Joao Cancelo, diikuti dengan peningkatan efektivitas serangan Barcelona usai jeda. Perubahan dinamika ini tidak lepas dari sentuhan Yamal, yang hanya dalam kurun waktu empat menit pada babak kedua, mampu mengukir dua umpan kunci yang berujung gol.
Dua assist Yamal tersebut membuka jalan bagi gol-gol yang dicetak oleh Fermin Lopez, Anthony Gordon, dan Karim Adeyemi, melengkapi keunggulan Barcelona. Hasil akhir 4-1 ini memastikan tim Catalonia tersebut pulang dengan tiga poin berharga dari kandang Galatasaray.
Kemenangan ini sekaligus menandai rentetan 10 kemenangan beruntun Barcelona di semua kompetisi, sebuah performa impresif di bawah arahan Flick.
Di ajang Liga Champions sendiri, catatan Barcelona masih sempurna dengan raihan enam poin dari dua pertandingan yang telah dimainkan. Ini menempatkan mereka dalam posisi yang sangat kuat di puncak grup, mendekatkan langkah menuju fase gugur kompetisi klub paling bergengsi Eropa. Performa konsisten ini tentu menjadi sinyal positif bagi ambisi klub di kancah domestik maupun internasional.
Flick mengungkapkan alasannya tidak menarik keluar Yamal sepanjang 90 menit pertandingan, meskipun Barcelona sudah unggul jauh. Ia menilai pemain muda tersebut memiliki kondisi fisik yang lebih dari memadai untuk menyelesaikan laga penuh.
"Saya tidak mempertimbangkan untuk menggantinya," ujar Flick setelah pertandingan, menegaskan bahwa Lamine sangat prima dan fisiknya siap menghadapi tekanan sepanjang laga.
Flick menambahkan bahwa keberadaan Yamal di lapangan sangat penting untuk menjaga kualitas permainan tim hingga peluit akhir. "Sangat penting untuk memiliki pemain seperti dia di lapangan, ia adalah pemain penting, dan bagus bagi kami untuk tetap memilikinya," tegas sang pelatih.
Peran strategis Yamal dalam laga tersebut diakui dengan penganugerahan gelar Man of the Match. Meskipun tidak mencatatkan namanya di papan skor, kontribusi dua umpan matangnya menjadi faktor penentu.
Kontribusi tersebut memperlihatkan bagaimana Yamal mampu membangun serangan vital Barcelona, bahkan tanpa mencetak gol sendiri. Flick menilai, meskipun masih berusia sangat muda, Yamal mampu memberikan pengaruh besar dalam setiap penampilannya. "Lamine memang tidak mencetak gol hari ini, tetapi dia memberikan umpan terakhir untuk dua gol dan tampil sangat baik.
Dia adalah pemain yang luar biasa dan sangat penting bagi kami," pungkas Flick.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor