Melchie Dumornay Pimpin Bursa Ballon d’Or Putri 2026: Persaingan Ketat di Puncak

Persaingan memperebutkan Ballon d’Or Putri 2026 diprediksi akan berlangsung sangat ketat, menghadirkan sejumlah wajah baru yang berpotensi mengukir sejarah dalam dunia sepak bola wanita.
Untuk kali pertama sejak tahun 2023, penghargaan individu paling bergengsi di kancah sepak bola putri ini berpeluang besar melahirkan pemenang yang berbeda dari edisi sebelumnya.
Dalam pemeringkatan terkini yang dirilis oleh publikasi terkemuka The Guardians pada 1 Oktober 2026, gelandang lincah dari OL Lyonnes dan Tim Nasional Haiti, Melchie Dumornay, berhasil menempati posisi teratas sebagai kandidat terkuat.
Ia mengungguli dua penyerang tajam, Ewa Pajor dari Barcelona, serta bintang Manchester City, Khadija Shaw, yang masing-masing menduduki peringkat kedua dan ketiga.
Dinamika persaingan tahun ini semakin menarik karena peraih Ballon d’Or Putri sebelumnya, Aitana Bonmatí, tidak masuk dalam daftar kandidat setelah mengalami cedera patah kaki yang cukup serius.
Situasi ini secara otomatis membuka lebar peluang bagi pemain-pemain lain untuk merebut trofi prestisius tersebut.
Perlu dicatat, peringkat yang dirilis The Guardians ini merupakan penilaian editorial berdasarkan performa dan kontribusi pemain, bukan hasil resmi dari proses pemungutan suara Ballon d’Or.
Melchie Dumornay menduduki urutan pertama berkat kontribusi krusialnya bersama OL Lyonnes, salah satu klub raksasa di sepak bola wanita Eropa.
Pemain berusia 23 tahun ini menjadi bagian vital dari kesuksesan klub Prancis tersebut dalam meraih tiga gelar domestik yang mengesankan pada musim lalu.
Pengaruh Dumornay di lini tengah lapangan semakin menonjol; kualitas tekniknya yang mumpuni dan kemampuannya menghubungkan permainan menjadikannya motor penggerak bagi Lyonnes di berbagai kompetisi.
Perannya terlihat jelas saat ia kembali dari cedera pada leg kedua semifinal Liga Champions Putri melawan Arsenal.
Dumornay tampil sangat impresif dan turut membantu Lyonnes meraih kemenangan 3-1, membalikkan keadaan setelah sebelumnya menelan kekalahan 1-2 pada pertemuan pertama.
Ia juga mencatatkan lima gol sepanjang perjalanan Lyonnes di Liga Champions, sebuah performa yang diganjar dengan masuknya ia ke dalam tim terbaik turnamen tersebut.
Catatan impresif ini semakin memperkuat peluangnya untuk menjadi pesaing serius dalam perebutan Ballon d’Or Putri 2026.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348210/original/010651100_1789390764-carrick.jpg)












