Inovasi Apple dalam Peragaan Busana From Earth to Sky di Turki

Apple baru saja membagikan potret di balik layar perhelatan busana bertajuk From Earth to Sky yang digelar di Turki. Proyek ini memperlihatkan bagaimana integrasi perangkat keras kelas profesional perusahaan tersebut mendukung kreativitas desainer kelas dunia.
Peragaan busana ini digagas oleh perancang kelahiran Jerman, Bünyamin Aydın, untuk merayakan ulang tahun ke-15 merek mode asal Turki, Les Benjamins.
Dalam ekosistem kreatif yang dibangunnya, Aydın sangat bergantung pada iPad Pro dan Apple Pencil Pro sebagai alat utama. Ia memanfaatkan aplikasi Freeform untuk menyusun referensi kain, foto, dan sketsa awal ke dalam sebuah papan konsep digital yang dapat diakses timnya secara kolaboratif.
Aplikasi Procreate mengambil peran krusial dalam proses perancangan tiga balon udara khusus yang menjadi pusat perhatian dalam panggung peragaan tersebut. Balon udara ini merupakan elemen artistik yang menggambarkan tema perjalanan dari bumi menuju langit sesuai dengan judul acaranya.
Sisi sinematografi peragaan busana ini dipercayakan sepenuhnya kepada pembuat film asal Perancis, Neels Castillon. Ia menggunakan iPhone 18 Pro Max untuk mengabadikan setiap detail koleksi busana yang ditampilkan di lokasi tersebut.
Castillon menerapkan teknik pengambilan gambar yang cukup ambisius dengan menggunakan drone yang telah dimodifikasi secara khusus. Setiap drone membawa dua unit iPhone 18 Pro Max untuk memastikan hasil rekaman video memiliki kualitas sinematik yang stabil dan tajam.
Penggunaan gawai sebagai alat produksi utama dalam industri mode skala besar seperti ini menjadi bukti pergeseran teknologi di dunia kreatif. Perangkat genggam kini tidak lagi sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen produksi yang mampu bersaing dengan kamera profesional konvensional.
Bagi pengamat industri, langkah Apple mempromosikan kapabilitas produknya melalui proyek ini menunjukkan strategi pemasaran berbasis pengalaman nyata. Mereka ingin membuktikan bahwa fitur canggih pada perangkat genggam saat ini mampu menangani alur kerja kreatif yang sangat kompleks.
Masyarakat umum kini dapat melihat dokumentasi di balik layar tersebut melalui akun Instagram resmi Apple. Selain itu, mereka juga menyediakan video produksi lengkap bagi siapa saja yang ingin mempelajari alur kerja kreatif di balik proyek From Earth to Sky ini.
Proyek ini memberikan gambaran unik mengenai kolaborasi antara seni desain busana dengan inovasi teknologi perangkat keras masa kini. Bagi pelaku industri kreatif di Indonesia, metode kerja yang diterapkan Aydın dapat menjadi referensi baru dalam mengoptimalkan efisiensi produksi karya desain.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)







