Inter Milan Bidik Poin Penuh Kontra Udinese Usai Tersandung di Eropa

Inter Milan akan mengalihkan fokus penuh mereka kembali ke kancah domestik setelah menelan kekalahan perdana musim ini di Liga Champions. Kekalahan dari Real Madrid menjadi noda pertama bagi Nerazzurri, yang kini bertekad mengamankan poin penuh saat menjamu Udinese dalam lanjutan Liga Italia.
Stadion San Siro akan menjadi saksi laga pekan keempat Serie A musim 2026-27 yang krusial ini. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, pukul 01.45 WIB, dengan harapan atmosfer kandang dapat memicu semangat juang skuad asuhan Cristian Chivu.
Sebelum tersandung di Eropa, performa Inter di liga domestik sangatlah mengesankan. Mereka mencatatkan hasil sempurna dengan meraih sembilan poin dari tiga pertandingan awal Serie A.
Rentetan kemenangan itu termasuk duel dramatis 3-2 melawan Napoli, yang menunjukkan karakter pantang menyerah tim. Kapten sekaligus ujung tombak utama, Lautaro Martinez, menjadi figur sentral dalam performa gemilang ini. Ia menyumbangkan dua gol krusial ke gawang Napoli dan memiliki rekor istimewa dengan tujuh gol yang telah dicetaknya ke gawang Udinese di Serie A sepanjang kariernya.
Kekuatan lini belakang Inter diprediksi akan bertambah dengan kembalinya Federico Dimarco, yang sebelumnya absen akibat cedera ringan. Sementara itu, di sektor tengah, Curtis Jones berpeluang kembali dipercaya sebagai starter setelah tampil meyakinkan pada pertandingan sebelumnya, memberikan keseimbangan di area vital.
Keunggulan Inter di laga ini tidak hanya terletak pada motivasi bangkit, tetapi juga pada ketajaman mereka saat bermain di kandang.
Data menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2026, Nerazzurri mencatatkan rata-rata 2,8 gol per pertandingan Serie A ketika berlaga di San Siro. Statistik ini menegaskan betapa produktifnya mereka di hadapan para pendukung sendiri. Ini menjadi modal berharga untuk menghadapi Udinese.
Di sisi lain lapangan, Udinese datang membawa misi berat untuk kembali ke jalur kemenangan. Mereka baru saja mengalami kekalahan 1-2 dari Lazio, yang menghentikan tren positif sebelumnya. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi momentum tim tamu.
Meski demikian, Udinese memiliki modal penting dari musim lalu saat mereka berhasil mencuri kemenangan di San Siro. Kemenangan bersejarah itu tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga mengakhiri rekor buruk tujuh kekalahan beruntun Udinese saat bertandang ke markas Inter. Kenangan manis ini tentu akan memompa semangat pasukan tamu.
Keinan Davis diperkirakan akan tetap menjadi pilihan utama untuk memimpin barisan penyerang tim tamu, diandalkan untuk menciptakan kejutan di lini pertahanan Inter. Namun, tantangan Udinese semakin berat lantaran beberapa pilar mereka absen akibat cedera, termasuk Jakub Piotrowski dan Oumar Solet. Absennya pemain kunci ini berpotensi mempengaruhi kedalaman skuad dan strategi tim.
Selain itu, pertahanan Udinese yang telah kebobolan dua gol dalam dua laga terakhir juga menjadi celah yang patut diwaspadai. Kelemahan ini berpotensi dieksploitasi oleh lini serang Inter yang tajam sejak awal pertandingan, terutama mengingat determinasi tuan rumah untuk meraih poin penuh.
Bagi Inter Milan, meraih tiga poin di kandang sendiri bukan sekadar target, melainkan sebuah keharusan. Kemenangan ini diperlukan untuk menjaga posisi mereka di papan atas Serie A, memastikan bahwa mereka tetap berada dalam perburuan gelar liga. Selain itu, ini juga akan menjadi suntikan moral yang signifikan untuk mengembalikan kepercayaan diri tim pasca hasil kurang memuaskan di kompetisi Eropa.
Laga ini akan menjadi ujian mentalitas bagi Inter, apakah mereka mampu segera bangkit dan mempertahankan dominasi di kancah domestik. Udinese, dengan semangat mereka dari kemenangan musim lalu, tentu akan berusaha menghadirkan kejutan. Pertarungan di San Siro diperkirakan akan menyajikan sepak bola yang menarik dan penuh tensi, dengan kedua tim memburu hasil terbaik di awal musim ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








