Erling Haaland Jadi Penentu Kemenangan Manchester City di Old Trafford

Erling Haaland resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik atau man of the match dalam laga sengit pekan keempat Liga Inggris musim 2026/2027 antara Manchester United melawan Manchester City.
Striker asal Norwegia tersebut menjadi pembeda utama dalam duel bertajuk Derbi Manchester yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Minggu dini hari WIB. Gol tunggalnya memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin penuh meski menghadapi tantangan berat sepanjang pertandingan.
Manchester City sebenarnya berada dalam posisi yang sangat sulit sejak pertengahan babak pertama. Salah satu pemain mereka harus keluar lapangan karena kartu merah, sehingga The Cityzens terpaksa bermain dengan sepuluh orang hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski kalah jumlah pemain, armada Pep Guardiola mampu menjaga disiplin taktis yang ketat. Mereka membatasi ruang gerak lini serang Manchester United sekaligus mencari celah untuk melancarkan serangan balik cepat yang mematikan.
Momen krusial terjadi pada menit ke-60 ketika Josko Gvardiol melepaskan umpan silang akurat ke jantung pertahanan lawan. Haaland dengan cerdik menyambar bola tersebut menjadi gol yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Proses gol ini sempat memicu perdebatan sengit di antara para pemain di lapangan. Pihak Manchester United melakukan protes karena menganggap sang striker berada dalam posisi offside sebelum menceploskan bola ke gawang.
Petugas Video Assistant Referee atau VAR kemudian melakukan pengecekan mendalam terhadap tayangan ulang. Setelah meninjau posisi pemain, wasit memutuskan bahwa gol tersebut sah karena Haaland masih berada dalam posisi onside saat bola dilepaskan.
Kemenangan tipis ini sekaligus menjaga catatan sempurna Manchester City di lima laga pembuka musim 2026/2027. Performa konsisten mereka di awal musim mempertegas status sebagai kandidat kuat juara liga musim ini.
Secara statistik, Manchester United sebenarnya mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 54 persen berbanding 46 persen. Tuan rumah juga mencatatkan total 16 tembakan, namun hanya tiga di antaranya yang tepat sasaran.
Sebaliknya, Manchester City tampil lebih efisien meski hanya melepaskan tujuh percobaan sepanjang laga. Efektivitas di depan gawang inilah yang menjadi pembeda kualitas antara kedua tim raksasa Inggris tersebut dalam duel kali ini.
Dukungan publik Old Trafford yang begitu masif tidak mampu membendung ketenangan para pemain tamu. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Manchester United yang berupaya memperbaiki posisi mereka di papan klasemen awal musim.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana strategi yang akan diterapkan oleh kedua manajer dalam laga-laga berikutnya. Liga Inggris musim ini menjanjikan kompetisi yang lebih ketat dengan tensi tinggi di setiap pekannya.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








