Jelang Perpisahan Lionel Messi, Bek Benin Akui Mustahil Hentikan Sang Maestro

Menghadapi Lionel Messi dalam laga perpisahan bersama tim nasional Argentina bukanlah tugas yang dianggap realistis oleh para pemain Benin.
Mohamed Tijani, bek tengah timnas Benin, secara terbuka menyatakan bahwa timnya tidak menyiapkan strategi khusus untuk membendung pergerakan sang kapten Argentina. Mereka justru lebih memilih untuk menikmati atmosfer pertandingan yang sarat emosi tersebut.
Wawancara yang berlangsung di Buenos Aires itu mengungkapkan pandangan jujur Tijani mengenai status Messi di dunia sepak bola. Ia dengan tegas melabeli sang mega bintang sebagai pemain terbaik sepanjang masa.
Tijani bahkan menyebut Messi sebagai sosok Tuhan dalam dunia si kulit bundar. Sebuah pernyataan yang kemudian disambut sorakan setuju oleh dokter tim nasional Benin yang turut mendampingi dalam wawancara tersebut.
Menurutnya, menjaga ketat pemain sekaliber Messi merupakan upaya yang sia-sia di atas lapangan. Tijani hanya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyaksikan langsung kehebatan sang legenda dari jarak dekat selama pertandingan berlangsung.
Pertandingan ini akan menjadi bab terakhir dari perjalanan panjang Lionel Messi bersama seragam kebanggaan Argentina. Momen perpisahan ini akan digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires, yang mampu menampung sekitar 85.000 penonton.
Seluruh tiket pertandingan dilaporkan telah habis terjual jauh sebelum laga dimulai. Bagi suporter yang tidak mendapatkan akses masuk ke stadion, penyelenggara telah menyiapkan acara Fan Fest di kawasan universitas agar mereka tetap bisa merasakan kemeriahan momen bersejarah ini bersama-sama.
Sebagai bentuk apresiasi, timnas Argentina telah menyiapkan jersey khusus yang hanya akan digunakan sekali selama laga melawan Benin. Seragam tersebut didesain khusus sebagai penghormatan atas kontribusi luar biasa Messi bagi negaranya.
Suasana di Argentina kini dipenuhi dengan euforia perpisahan yang mendalam. Di kota kelahiran sang pemain, Rosario, sebuah jersey raksasa dengan tulisan Terima Kasih telah dipasang sebagai simbol bakti masyarakat terhadap sang ikon nasional.
Rangkaian acara penghormatan juga direncanakan akan berlangsung sebelum dan sesudah pertandingan. Pihak penyelenggara bahkan telah mengatur pertunjukan musik serta pemutaran video dokumenter khusus di layar stadion untuk mengiringi perpisahan sang megabintang.
Laga antara Argentina melawan Benin dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026 pagi waktu Indonesia Barat. Pertandingan ini akan menjadi panggung terakhir bagi Messi sebelum ia menutup buku karier internasionalnya yang penuh dengan tinta emas dan prestasi membanggakan bagi publik Argentina.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509683/original/007030900_1771743691-Thomas_Muller.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361386/original/062885200_1790718452-spanyol.jpg)








