Jika Ingin Kembali Jangan Hanya Mengulang Luka Lama, Karena Kamu Layak Mendapat Kisah yang Lebih Baru

Tiba-tiba ponselmu bergetar, menampilkan nama yang sudah lama tidak muncul di daftar notifikasi.
Jantungmu langsung berdegup kencang, bukan karena rindu, tapi karena ingatan tentang bagaimana dia menghancurkanmu perlahan kembali muncul ke permukaan. Kamu merasa bingung, campur aduk antara ingin marah atau sekadar ingin menutup mata dan pura-pura tidak melihat apa-apa.
Tenang saja, perasaan ini wajar sekali. Kamu tidak sendiri, dan tidak ada yang salah dengan merasa goyah ketika sosok dari masa lalu mencoba mengetuk pintu yang sudah kamu kunci rapat-rapat.







